Perusda
Bank SUlsel Bar

Komisi IV DPR RI Bahas Budidaya Pertanian di Unhas

Laurensia Maggie Picarima

on 11/7/18 Oleh Redaksi
Komisi IV DPR RI Bahas Budidaya Pertanian  di Unhas
Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA.(Foto: Humas Unhas)

KabarMakassar.com -- Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komisi IV DPR RI ke Universitas Hasanuddin pada Rabu 11 Juli 2018 pukul 13.30 WITA di Ruang Rapat A Gedung Rektorat Unhas. Kunjungan ini merupakan rangka Focus Group Discussion (FGD) RUU Tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan. Acara ini dihadiri sekitar 30 peserta, yakni DPR RI, Kementerian Pertanian dan Pakar-pakar Universitas Hasanuddin.

Panitia Kerja RUU terkait yang dipimpin oleh Dr. Michael Wattimena, SE, MM (Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat) terdiri dari empat anggota DPR RI dari berbagai fraksi, masing-masing Ir. Endro Hermono, MBA (Fraksi Partai Gerindra), Ir. H. Muhammad Nasyit Umar, SP (Fraksi Partai Demokrat), H. Acep Adang Ruhiat, M.Si (Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa), Dr. H. Hermanto, SE., MM (Fraksi Partai Keadilan Sosial).

Turut hadir pula Kepala Balitbang Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, legal drafter Komisi IV, tenaga ahli Komisi IV, dan Kepala Bagian Sekretariat.

Dari Universitas Hasanuddin, beberapa ahli yang hadir sebagai nara sumber antara lain: Prof. Yunus Musa, Prof. Rahman Rahim, Prof. Darmawan Salman, Dr. Rusnadi Padjung, dan Dr. Yusri Zamhuri.

Ketua Tim dari DPR RI, Dr. Michael Wattimena mengatakan bahwa kehadiran Panitia Kerja di Unhas merupakan amanat dari hasil rapat dengan pemerintah pada tanggal 2 Juli 2018 lalu.

“Kami dimandatkan untuk melakukan FGD dalam rangka memperoleh masukan RUU ini hanya dengan dua universitas, yaitu Unhas Makassar dan Unsri Palembang,” kata Michael.

Dalam sambutannya, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA mengucapkan terima kasih atas kepercayaan terhadap Unhas untuk menjadi nara sumber pada penyusunan RUU ini.

“Saya kira ini merupakan pilihan yang tepat, sebab Unhas tidak saja memiliki ahli yang memadai, namun juga memiliki program akademik dan non akademik yang berkaitan erat dengan bidang budidaya pertanian. Alumni-alumni kami dalam bidang pertanian mempunyai kompetensi yang memadai. Bahkan Menteri Pertanian kita itu alumni Unhas,” kata Prof. Dwia, yang disambut applause dari para hadirin.