Perusda
Bank SUlsel Bar

Bupati Tana Toraja Lepas 170 Mahasiswa KKN Kampus STAKN

Terbit 29/6/18 Oleh Muhammad Fajar Nur
Bupati Tana Toraja Lepas 170  Mahasiswa KKN Kampus STAKN
Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkane melepaskan 170 Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Toraja di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja Kamis, 28 Juni 2018.(Foto: KabarMakassar.com)

KabarMakassar com -- Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkane melepaskan 170 Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Toraja Gelombang kedua yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN) secara resmi dilepas oleh Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja Kamis, 28 Juni 2018.

Hadir dalam pelepasan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja Drs. Anthon Toding, MH, Ketua STAKN Toraja, Dr. Joni Tapingku, M. Th,  Ketua Panitia : Fajar Kelana, M.Th, Dr. Yonatan Sumarto, M. Th, Ketua Prodi Pastoral Konseling, Syukur Matasak, M. Th, Wkl. Ketua Bid. Kemahasiswaan, Semuel Tokam, M. Th, Ketua Prodi Teologi Kependetaan dan beberapa Dosen dan Tenaga kependidikan STAKN Toraja.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Toraja, Dr. Joni Tapingku, M. Th   mengatakan KKN Gel. I berjalan dengn baik, dan positif. Terkait pelaksanaan Gel. II ini kita sudah terlebih dahulu membekali anak-anak kita dengan tema Merajut Keberagamana Membangun Kebersamaan'' dengan pemberian materi-materi yang berguna bagi mahasiswa saat di lapangan.

Jumlah Mahasiswa KKN sebanyak 170 orang dibagi di 15 Kecamatan, 5 Kelurahan  dan 11 Lembang yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

Terima Kasih kepada Bapak Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae yang sudah menerima anak-anak kami di Ruang Pola Kantor Bupati dan sekaligus melepaskannya. Untuk adek-adek mahasiswa yang akan terjun ke lapangan atas nama lembaga supaya menjaga nama baik lembaga, belajarlah dalam beretika, begitu juga ketika anda dilepas oleh Bupati Tana Toraja tentu bukan saja menjaga nama baik Lembaga tetapi juga menjaga nama baik Bupati atau Pemerintah, juga menjaga nama baik pribadi,"" jelas Ketua STKAN Dr. Joni Tapingku.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae dalam arahannya mengatakan pertemuan kondisi politik dan mahasiswa saat KKN adalah pengingat bahwa peran mahasiswa saat membantu masyaraka sama halnya dengan politik, sehingga dibutuhkannya pemikiran yang baik dalam memandang politik itu sendiri.

"Hari ini merupakan pertemuan politik antara rakyat Tana Toraja dan Mahasiswa STAKN Toraja atau generasi penerus bangsa. Politik itu cara, jangan kita artikan terlalu jauh, oleh karena itu mahasiswa tidak boleh alergi dengan politik, sepanjang penuh etika," jelasnya.

Dia menambahkan kehadiran program KKN bagi generasi muda toraja menjadi harapannya secara probadi untuk menuntaskan kemiskikan dan membangun kebersamaan masyarakat.

""Saya ingin betul-betul mendorong anak bangsa di Toraja menjadi anak cerdas, dan saya ingin anak-anakku bisa menulis tentang potensi desa untuk didorong dalam program bedah kemiskinan, mengurai keberagaman, merajut kebersamaan. Oleh karena itu adek-adek selama dua bulan di desa cari betul apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa tersebut," jelasnya.

[Andarias]