Perusda
Bank SUlsel Bar

Harga Cabe di Kota Makassar Alami Peningkatan Jelang Lebaran

on 10/6/18 Oleh Lina Budi Astuti
Harga Cabe di Kota Makassar Alami Peningkatan Jelang Lebaran
Foto Cabe dan bahan lainnya di Pasar Pabaeng-baeng, Minggu, 10 Juni 2018 (Foto:Lina Budi Astuti/KabarMakassar.com)

KabarMakassar.com -- Menjelang Idul Fitri 1439 H, beberapa harga barang pangan terpantau Redaksi KabarMakassar.com mengalami kenaikan di pasar tradisional Pabaeng-baeng, Jalan Sultan Alauddin pada Minggu, 10 Juni 2018.

Pedagang tradisional Deng Tongji, mengaku bahwa beberapa hari ini harga cabe kecil meningkat hingga Rp.30 ribu perkilogram.

"Lombok kecil naik 25 ribu naik 30 ribu," ujar Deng Tongji ditemui Redaksi KabarMakassar.com saat berdagang di pasar Pabaeng-baeng, Minggu sore 10 Juni 2018.

Wanita paruh baya ini mengaku dirinya merupakan tangan ketiga sebagai penerima barang dari pemasok.

"Penerima tangan ketiga, kita ambilnya di Terong," tambahnya. 

Hal yang sama dirasakan pedagang tradisional lainnya, Risna yang mengeluhkan kenaikan yang sama terjadi pada cabe kecil yang mencapai Rp. 35 ribu perkilo, Tomat mencapai 12 ribu hingga 15 ribu perkilo, Cabe besar mencapai 40 ribu perkilo dan Cabe keriting yang menembus angka 50 ribu perkilo.

"Ada mi dua hari ini naik lagi Lombok kecil dulu dari 20  jadi 35. Tomat 6000- 8000 menjadi 12.000 sampai 15.000 perkilo. Lombok besar 20 ribu menjadi 40 ribu satu kilogram, Lombok keriting 30 ribu menjadi 50 ribu satu kilogram, Lombok keriting ini paling mahal," urai Risna.

Risna memberitahukan dirinya menjadi tangan kedua dalam menerima pasokan barang ini, harga yang ditawarkan dari pemasok mengalami kenaikan sehingga dirinya juga menaikkan harga dipasaran.

"Dari pemasok saya ambil langsung, dari sana baik memang harga, jadi naik tong harga di pasar," katanya. 

Deng Tongji dan Risna mengungkapkan keluhan konsumen terkait naiknya harga barang jelang Lebaran 2018 ini, 

"Banyak mengeluh tapi mau mi diapa dari atas naik memang, jelaskan mami ke pembeli," ungkapnya.

Diwawancarai terpisah, Ani, salah satu pedagang cabe juga mengeluhkan kenaikan cabe menjelang lebaran ini, kenaikan ini terangnya berdampak pada dagangan rumahan miliknya yang membutuhkan cabe sebagai sambal

"Naik ini Lombok kecil, dulu biasa 20 ribu ji saya beli cukup mi buat dagangan, sekarang beli 20 ribu sedikit sekali didapat," jelasnya.

Menurut hasil pantauan KabarMakassar.com dilapangkan kenaikan terjadi di beberapa barang pokok seperti cabe dan bawang dan kemungkinan akan terus meningkat menjelang Lebaran 2018.