PT PERTAMINA

Ruang Kelas dan Perpustakaan SD Inpres Malengkeri I Disegel Warga

Bank Sulsel Bar
Ruang Kelas dan Perpustakaan SD Inpres Malengkeri I Disegel Warga
Ruang Kelas SD Inpres Mallengkeri I, Kota Makassar disegel warga. (Foto: Dok. KabarMakassar.com/Andini).

KabarMakassar.com -- Ruang kelas dan perpustakaan SD Inpres Mallengkeri I, Kota Makassar disegel warga yang mengklaim diri sebagai pemilik lahan.

Dari pantauan, didepan gedung yang disegel terdapat papan bicara yang dipasang oleh ahli waris dari Almarhum Abdul Rasyid Tawang bertuliskan:

"Tanah ini milik ahli waris almarhum Abdul Rasyid Tawang. (Ahli Waris sesuai Surat Keterangan Waris Nomor 18/1CW/I/KT/05)," bebernya.

Kepala Sekolah SD Inpres Mallengkeri I, Wianti menyebut sebagian ruang kelas dan perpustakaan tersebut sudah disegel sejak 2020 lalu.

"Awal mulai belajar daring tahun 2020 yah pas siswa mulai belajar di rumah. Cucunya yang punya tanah ini itu masuk terus segel bangunannya," ungkapnya, Jumat (05/08).

Pihaknya menjelaskan terdapat empat ruangan yang disegel dengan pagar seng di sebagian lahan sekolah tersebut yakni dua perpustakaan dan dua ruang kelas.

Selain itu, sejak penyegelan tersebut pihak sekolah mengaku proses belajar mengajar masih berjalan dengan menggunakan rumah dinas yang tidak terpakai  untuk sementara.

"Saya buka untuk kelas darurat dulu untuk kelas 3 rumah dinas yang tidak terpakai. Kalau untuk kelas 2 itu kelasnya tidak full diklaim. Jadi kita tetap gunakan, cuma karena pintu disegel kita masuk lewat pintu kelas ini," sambungnya.

Pihaknya mengaku terpaksa tidak ada kegiatan perpustakaan yang diberikan kepada siswa sebab dua gedung perpustakaan disegel.

"Kalau biasanya sebelum disegel itu selalu ada kegiatan perpustakaan. dulu siswa selalu ada jadwal kunjungan perpustakaan, membaca dan belajar di sana, sekarang sudah tidak ada," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin mengaku Pemkot telah membentuk tim untuk mengusut kasus tersebut.

"Itu memang sedang bersengketa, sementara Pemkot akan mengusut," ungkapnya, Kamis, 04 Juli 2022.

Pihaknya mengaku tengah mencari dokumen kepemilikan tanah lahan sekolah tersebut. Menurutnya, lahan tersebut merupakan milik Pemkot Makassar dan tercatat di aset.

"Itu aset kita dan tercatat. Jadi misal dia mau gugat tentu kami bakal fight begitu," pungkasnya.

Penulis : Andini

Editor : Herlin Sadid

Pemprov Sulsel
DPRD Kota Makassar
Pemkab Sinjai
Kabar Serupa :
Sponsor
Fatmawati Rusdi Kunjungi Beberapa Lorong Wisata Makassar
Pelindo
Bank Sulsel Bar