Perusda
Bank SUlsel Bar

Tim Fasum-Fasos Makassar, Tidak Berjalan Efektif

on 1/6/18 Oleh Lina Budi Astuti
Tim Fasum-Fasos Makassar, Tidak Berjalan Efektif
Deng Ical diwawancarai terkait Fasum-Fasos, Kamis 31 Mei 2018 (Foto:Lina Budi Astuti)

KabarMakasaar.com -- Penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial  yang dimiliki pemerintah Kota maupun Provinsi oleh pengembang dianggap masih jauh dari target terkhusus dalam melayani masyarakat Kota Makassar. Usaha pembentukan tim terpadu juga dianggap tidak menghasilkan kemajuan yang signifikan.

Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim mengatakan pihaknya akan merevisi kembali kebijakan regulasi terkait, kebijakan SPO dianggap menjadi salah satu kendala tim yang terbentuk dari lintas instansi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Kita memperbaiki beberapa regulasi terkait itu, supaya efektivitas tim berjalan dengan baik memang ada hambatan beberapa dari sisi SPO karena tim ini kan lintas instansi dan SKPD kewenangan yang berbeda-beda ini yang perlu kita sinkronkan dulu," terangnya saat usai menghadiri rapat regulasi di Kantor Balaikota Makassar, Kamis 31 Mei 2018.

Revisi dimaksudkan guna memperjelas kerja tim agar berjalan lebih efektif. Sebelumnya tim terpadu mengidentifikasi ada 491 site plan fasum/fasos yang di duga dialih fungsikan oleh pengembang. 

"Revisi ini sebenarnya untuk memperjelas kerja tim agar lebih efektif, perlu ada kejelasan dalam hal tugas pokok dan fungsi masing-masing SKPD maupun instansi, harapannya dengan revisi itu, bisa mempercepat pendataan untuk pengambilalihan aset-aset fasum-fasos yang ada," tambahnya.

Plt Walikota Makassar, Syamsu Rizal menyampaikan melalui rapat regulasi pemerintah kota telah menemukan alternatif penyelesaian masalah terkait fasum/fasos ini. 

"Itulah yang kami diskusikan tadi dan sudah ada solusi, 1 Minggu kedepannya Adami alternatif solusinya, perumahan akan kita diskusikan lagi akan kita bawa ke kementrian OTR, kejaksaan dan kita keluarkan produk nya apakah dalam bentuk perwali atau perda atau bisa jadi Kemen kalau ini dianggap nasional kita laporkan kepusat," jelasnya diwawancarai terpisah, Kamis 31 Mei 2018.

Lanjutnya, Penyerahan 491 site plan harus bisa terealisasikan tahun ini, bukan hanya site plan 491 fasum/fasos tapi semua masalah krusial yang ada dalam tim terpadu supaya bisa diperbaiki oleh aturan dan melalui pemerintah

"Soal penyerahan semua harus tuntas ini tahun, Jadi kita lebih progresif agar  bisa terselesaikan itu masalah supaya tidak ada pengembangan yang merasa dirugikan. Tidak ada lagi orang yang diambil fasum/fasosnya dan orang yang mencaplok," harapnya.

Fasum/fasos adalah fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dalam lingkungan pemukiman, misalnya puskemas, klinik, sekolah, tempat ibadah, pasar, tempat rekreasi, taman bermain, tempat olahraga, ruang serbaguna, makam, dan lain sebagainya.