Kabar Makassar

Ada Limbah Medis di RS UIT, Deng Ical Angkat Bicara

  • Rubrik : Umum
  • Penulis : Lina Budi Astuti
  • Terbit : Terbit 25/5/18
Ada Limbah Medis di RS UIT, Deng Ical Angkat Bicara
Deng Ical diwawancarai di kantor Walikota Makassar, Jumat 24 Mei 2018 (foto: Lina Budi Astuti)

KabarMakassar.com -- Temuan limbah medis yang menumpuk di Rumah Sakit (RS) Universitas Indonesia Timur (UIT) hal ini ditanggapi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Makassar, Syamsu Rizal.

Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal, memberitahukan agar Dinas Lingkungan Hidup tegas dalam menangani masalah pembuangan limbah medis ini karena memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat.

"Saya dak himbauan ke mereka, harusnya DLH ini tegas untuk menyelamatkan lingkungan dan masyarakat disana," jelasnya saat diwawancai di Ruang Rapat Wakil Walikota Makassar, Kantor Balaikota Makassar, Jumat 25 Mei 2018.

Lanjut, Deng Ical menghimbau perlunya sosialisasi kepada pihak Rumah Sakit dan instansi terkait managemen pengelolahan limbah medis dan non medis agar sistem pembuangan bisa berjalan baik. 

"Intinya adalah selanjutnya dilakukan perlakuan khusus supaya limbah medis dan non medis didaerah itu bisa terkelola dengan baik," tambahnya.

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar telah melakukan inspeksi mendadak di RSU Wisata UIT Makassar, Jalan Abd. Kadir. Kamis 24 Mei 2018 lalu. 

Diwawancarai ditempat terpisah Dengan Ical menyampaikan telah membuat surat edaran berisi kesiapan setiap instansi dalam mengelolah limbah mereka.

"Kita sudah bikin edaran keseluruhan jenis usaha untuk bikin kesiapan pengelolahan limbah. Semua unit usaha harus bikin Surat Kesiapan Pengelolahan Limbah (SKPL) dak boleh mi tidak harus mi untuk menghargai daya dukung alam," ungkapnya saat diwawancarai diruang rapat Walikota lt. 11, Jumat 25 Mei 2018.

Deng Ical menjelaskan kedepannya pelanggaran terkait pembuangan limbah telah bisa di berikan hukum pidana agar memberikan efek kerah bagi instansi atau pelaku usaha yang melanggar

"Jadi besok-besok dia bisa dipidana memastikan semua bertanggung jawab terhadap lingkungan dan haknya orang untuk mendapatkan lingkungan yang terbaik," tutupnya.


Pemprov 1