Kabar Makassar

2 Alasan Mengapa Solo Traveling Jadi Trending Saat ini

  • Rubrik : Gaya Hidup
  • Penulis : Redaksi
  • Terbit : 1 pekan, 6 hari lalu
2 Alasan Mengapa Solo Traveling Jadi Trending Saat ini
Ilustrasi.(Ist)

KabarMakassar.com -- Beragam cara untuk menikmati waktu liburan. Entah soal destinasi tujuan, anggaran yang tersedia, dan siapa yang menemani perjalanan menjadi penting untuk didiskusikan. Berbicara mengenai partner traveling, tahukah kamu jika sekarang istilah 'solo traveling' sedang menjadi populer?

Dilansir Tempo.co, Melakukan perjalanan sendirian sepertinya menjadi tren traveling saat ini. Salah satu datanya, terlihat dari meningkatnya data pencarian terkait “solo travel” di program SEO Google Trends dari Februari 2012 hingga Mei 2018.

Bahkan hasil analisa tingkah laku konsumen dari Hitwise memaparkan bahwa terdapat kenaikan 143 persen dalam pencarian kata kunci “solo travel” dalam tiga tahun terakhir.

Pemesanan kamar dengan nama sendiri, atau satu orang, di beberapa kota destinasi juga meningkat. AirBnB mendapatkan keuntungan lebih dari 100 persen di beberapa kota destinasi favorit traveler seperti Cancun (Meksiko), Ho Chi Minh City (Vietnam), Cologne (Jerman), Playa del Carmen (Meksiko), dan Johannesburg (Afrika Selatan).

Peningkatan tren ini juga sempat dijelaskan oleh Ben Ross, Head of Prints dari Telegraph, dalam artikel Travel Weekly tahun lalu. Ia mengatakan bahwa terdapat 12 persen orang yang memilih untuk bepergian sendiri dengan keputusan bulat.

Apa alasan para solo traveling itu melakukan perjalanan sendirian? Mungkin dua alasan ini jawabannya. Pertama, tidak memiliki teman yang dapat diajak melancong. Kedua Anda sendiri memilih untuk melakukan perjalanan seorang diri.

Sekadar informasi, tingkat orang single di Inggris meningkat seiring bertambahnya minat solo traveling. Menurut data statistik dari The Office for National Statistik (ONS), populasi orang single mencapai 51persen di wilayah Inggris dan Wales pada 2011.

Traveler dari kalangan Generasi Z paling berani melakukan perjalanan sendiri, atau solo traveling. Keberanian untuk melancong bermodalkan informasi dari internet dan mengatasi kendala komunikasi dengan penduduk lokal.

Selain mengetahui tentang kelompok solo traveler yang paling berani, Telegraph juga melakukan survey dengan beberapa agen wisata yang mengakomodasi keperluan gaya traveling ini. Mulai dari asosiasi grup usaha wisata Inggris, Association of British Travel Agents (ABTA), bisnis marketing Amerika, Hitwise, hingga agen penginapan Airbnb.

[Nur Fadhilah Sophyan]


Pemprov