Perusda
Bank SUlsel Bar

Puasa dan Salat Obat Terbaik untuk Awet Muda

on 12/5/18 Oleh Lina Budi Astuti
Puasa dan Salat Obat Terbaik untuk Awet Muda
Suasana dialog ramadhan yang berlangsung di Masjid Jami Babul Jannah, Sabtu pagi, 12 Mei 2018 (Foto: KabarMakassar.com)

KabarMakassar.com -- Ada yang paradoks dalam bidang kesehatan di tanah air. Ilmu kesehatan bidang pencegahan penyakit, sejauh ini relatif kurang diminati masyarakat. Padahal, kata pakar gizi Universitas Hasanuddin, Prof dr Veni Hadju, PhD, masyarakat juga cukup paham bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. 

Menurut Veni Hadju, sikap salah kaprah mayoritas masyarakat kita yang demikian itu disebabkan oleh kebijakan yang tidak memihak pencegahan penyakit. Contohnya, peredaran minuman atau makanan kemasan yang sejatinya tidak sehat, tapi dibiarkan begitu saja.

Salah satu contohnya, kata Veni Hadju, dalam satu kotak teh kemasan, kandungan gulanya setara lima sendok gula yang cukup untuk satu gelas teh panas. Atau peredaran minuman berkarbonasi seperti sprite yang kandungan gulanya setara  tujuh sendok makan.

Di negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, ungkap Veni Hadju dalam dialog ramadhan yang berlangsung di Masjid Jami Babul Jannah, Sabtu pagi, 12 Mei 2018, pemerintahnya cukup ketat dan keras terkait peredaran makanan dan minuman sehat. Makanya, kata dia,  saat ini terjadi penurunan pasien di negara-negara maju itu.

"Bahkan di negara-negara maju itu, banyak rumah sakit yang tutup karena pasiennya berkurang. Bahkan di Jepang, untuk satu wilayah sekelas provinsi, dokter anaknya bisa hanya satu saja," ungkap Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas ini.

Resep Awet Muda

Pada kesempatan sama, Veni Hadju juga mengungkapkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ingin awet muda, maka bersering-seringlah berpuasa. Katanya, usus orang-orang yang sering puasa jauh lebih sehat daripada yang pola makannya tidak teratur alias tidak puasa.

"Karena dengan berpuasa, ada waktu yang cukup bagi usus untuk mengolah makanan yang masuk lambung sebelum terisi kembali. Sebaliknya, usus orang yang tidak puasa, proses pengolahannya tidak maksimal karena terus terisi makanan," ucapnya. 

Dalam arti kata, tambah Veni, makanan yang masuk belum selesai dicerna sudah masuk lagi makanan baru. Karena itu, imbuhnya, puasa sejatinya adalah bukan sekadar ibadah. Sebaliknya, juga bernilai sehat. Apalagi jika dipadu dengan rutin salat fardhu di masjid plus salat-salat sunah dan salat tengah malam.

"Pola hidup sehat itu adalah tidur tidak lebih dari pukul 10 malam dan bangun pukul 02.00 dinihari. Lanjut salat malam hingga salat subuh di masjid," sebutnya. 

Kenapa orang puasa cenderung awet muda? Menurut Veni, hasil penelitian menunjukkan bahwa puasa satu bulan penuh dapat memperbarui sel-sel tubuh. 
Rinciannya, kata dia, sepuluh puasa pertama, dapat memperbarui 10 persen sel-sel tubuh. Sepuluh hari kedua, puasa memperbarui 66 persen sel-sel tubuh. Dan  sepuluh hari ketiga, puasa dapat memperbarui 100 persen sel-sel tubuh.

"Makanya orang yang rutin puasa sesuai sunnah Rasulullah, cenderung awet muda karena sel-sel tubuhnya senantiasa terperbarui," ujarnya.

Jadi, jika ingin sehat dan awet muda, silakan berpuasa dan jaga salat. Tidak perlu buang-buang ongkos jalani operasi plastik