3 Cara Kenalkan Puasa pada Anak Usia Dini

Kolaborasi Tempo.co

3 Cara Kenalkan Puasa pada Anak Usia Dini

KabarMakassar.com -- Puasa Ramadhan menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang telah aqil baligh. Karenanya, memperkenalkan ibadah puasa perlu dilakukan sejak dini kepada anak-anak. Tujuannya agar mereka tidak kaget saat mulai diwajibkan berpuasa.

Memperkenalkan puasa Ramadhan, bisa dilakukan sejak dini setelah anak bisa berdialog dua arah. Di usia dua atau tiga tahun, anak mulai bisa diperkenalkan dengan istilah-istilah Ramadhan seperti puasa, tarawih, buka puasa, sahur, imsak, dan lainnya.

Dilansir Tempo.co, Ramadhan semakin dekat dan para ibu muslimah di mana pun bersiap-siap untuk menghadapi semua yang akan dilakukan di bulan ini dengan puasa, doa, dan kedekatan dengan spiritualitas. Sebagai seorang ibu, ada juga persiapan yang dapat dilakukan, untuk memperkenalkan puasa pada anak-anak.

berikut ada beberapa cara untuk mempersiapkan diri dan anak-anak sebelum bulan Ramadhan bergulir:

1. Mulai mendengarkan Al Qur'an bersama anak-anak secara teratur.

Anda mungkin sudah melakukannya secara teratur, tetapi jika tidak, sekarang adalah saat yang tepat untuk memulai. Ada banyak bacaan yang tersedia dari Youtube atau iTunes. Bisa diunduh beberapa bagian untuk didengarkan secara rutin dan jadikan ini sebagai kebiasaan sebelum mulai dan selama bulan Ramadan. Sebaiknya dengarkan juga dengan anak-anak, agar mereka sudah mulai membiasakan diri dari kecil mendengarkan doa dari Al Qur’an.

2. Mulailah libatkan anak-anak saat beramal.

Menjelang Ramadan, akan sangat menyenangkan untuk melibatkan anak-anak, dan memahami pentingnya memberikan amal. Beberapa fakta tentang zakat, dan kepentingannya dapat diajarkan ke anak-anak dari sejak kecil. Semoga dengan melakukan hal ini anak-anak akan lebih terdorong untuk melakukan hal yang sama.

3. Tekankan pentingnya perbuatan baik.

Perbuatan baik adalah bagian penting sebagai orang Muslim. Mendorong anak-anak untuk melakukan perbuatan baik, dan memperhatikan ketika mereka melakukannya akan membantu mereka membentuk kebiasaan melakukan hal itu. Mulai berbicara dengan mereka tentang melakukan perbuatan baik, membantu mereka melakukan perbuatan baik.

[Nur Fadhilah Sophyan]

Penulis :

Editor :