PDAM Makassar

Kisah Kakek di Makassar Nekat Gowes 15 Kilo Demi Vaksin

Bank Sulsel Bar
Kisah Kakek di Makassar Nekat Gowes 15 Kilo Demi Vaksin
Kakek Safaruddin (67) viral saat naik sepeda ke lokasi Vaksin sejauh 15 kilo.

KabarMakassar.com -- Kakek Safaruddin (67) di Makassar menjadi viral saat dirinya nekat naik sepeda (gowes) hanya ingin melakukan vaksinasi massal yang digelar disalah satu mall di Makassar, Panakukang, pada Rabu 29 Juli 2021 kemarin.

Kakek ini viral di jagad maya, setelah video tentang dirinya untuk mendapatkan vaksin. Video tersebut diunggah oleh salah seorang pengguna tiktok @dr.helmiyadi_hk dan disebarkan juga melalui berbagai platform sosial media lainnya pada Kamis, 29 Juli 2021.

Perjuangan Kakek Safaruddin ini mendapatkan apresiasi dari Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Pria paru baya ini mengayuh spedanya sejauh 15 kilometer, dimana ia tinggal di Kerung-Kerung dan mengayuh sepadanya hingga ke Mall Nipah Panakukang.

Safaruddin mengaku sudah lama ingin  ikut vaksin, Namun beberapa orang disekitarnya banyak yang menakut-nakuti akan hoaks vaksin. Berkat keyakinannya ia pun nekat antri sejak pagi hari di salah satu mall terbesar di Makassar.

Kakek pun sebelumnya berada di tempat kerjanya, ia meminta izin ke pimpinan untuk melakukan vaksinasi. Sudah dua hari informasi tersebut diperolehnya dari rekan kerja bahwa akan ada  vaksinasi massal di Nipah Mall, 29 Juli 2021, dan ia pun mendapat dukungan dari pimpinan tempatnya bekerja. 

Sejak tiba di lokasi vaksinasi, kakek itu tampak tersesat dan kebingungan melihat sekelilingnya. Ternyata, ia tidak bisa melakukan pendaftaran vaksin secara online karena tidak memiliki ponsel. Sehingga lama antre.

Kakek itu kemudian dibantu oleh perekam video yang diduga tenaga kesehatan. Akhirnya, sang kakek mendapatkan nomor antrean untuk menerima suntikan vaksin dosis pertama.

"Rasanya sehat pak, sudah divaksin kemarin, awalnya juga sempat takut. Jadi saya naik sepeda, sekitar jam 8 saya sampai, kan kalau pagi sekali puskesmas belum buka. Saya divaksin sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah dibantu untuk daftarnya," ujarnya.

Sepeda yang digunakan adalah sepeda dari pemilik tempat cuci motor tempatnya bekerja. Sepeda ini digunakan juga sehari-hari dari rumahnya di Jalan Kerung-kerung Nomor 28 menuju ke tempat kerja di daerah Minasa Upa. Sebelumnya, ia memiliki kendaraan motor, namun dijual seharga Rp2 juta karena terdampak pandemi Covid-19.

Pada kesempatan ini, ia terharu dengan respon yang didapatkannya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan juga masyarakat atas video viralnya. Ia mengajak masyarakat lainnya untuk ikut divaksin.

"Alhamdulillah sudah divaksin. Petugas bilang mau divaksin kedua tanggal 28 (Agustus), anak saya juga suruh (ajak) untuk vaksin," ucapnya.

Dari kisah tersebut, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menemui sang kakek. Ia pun menyambut dengan hangat Safaruddin yang diundang ke Kantor Gubernur Sulsel. Sudirman Sulaiman menanyakan kondisinya, bagaimana setelah divaksin dan apa yang memotivasinya untuk bersedia untuk divaksin.

"Dari mana ki?", "Sudah miki divaksin?", "Sudah miki makan?" adalah beberapa pertanyaan dalam dialog yang dilakukan di lobi Kantor Gubernur Sulsel.

Selanjutnya, Plt Gubernur menyampaikan rasa terima kasihnya karena kakek yang memiliki enam anak ini dan berprofesi sebagai tukang cuci motor bersedia untuk divaksin dan memberikan teladan bagi masyarakat lain.

"Kita ini Pak, jadi motivasi orang juga mau divaksin," kata Andi Sudirman. 

Ia mengapresiasi usaha yang dilakukan dengan rela berusaha keras untuk datang dan antri demi mendapatkan vaksin. Peristiwa ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi dalam memerangi Covid-19. 

Sudirman Sulaiman juga menyerahkan langsung bantuan sembako, masker dan uang tunai. 

"Ini sebagai apresiasi kepada Bapak, atas inspirasi warga mendapatkan vaksin, kita berikan bantuan semoga dapat meringankan beban keluarga," tuturnya.

Pada kesempatan ini, Plt Gubernur juga mendengarkan keluhan masyarakat, termasuk keluhan Safaruddin dalam hal bantuan sosial. Keluhan ini ditindaklanjuti dengan mencatat datanya, untuk dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke kelurahan, kemudian untuk mendapat bantuan dari Kementerian Sosial/Dinas Sosial.

"Nanti akan ada bantuan ta' dari Dinas Sosial juga," sebutnya.

Upaya ini disebutnya juga sebagi tindaklanjut dari instruksi dari Presiden RI dengan memantau kabupaten/kota untuk akselarasi bantuan sembako kepada warga penerima manfaat serta terdampak pandemi Covid-19.

Penulis : Abdi Manaf

Editor : Fritz Wongkar

Pemkab Luwu
Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Sinjai
Kabar Serupa :
Hujan-hujan Wagub Ajak Bocah Penjual Tisu Makan Begos
Kabar Humaniora

Hujan-hujan Wagub Ajak Bocah Penjual Tisu Makan Begos

15.01.2021 - 16:39
Kisah Firman Penghafal Quran namun Alami Gangguan Jiwa
Kabar Humaniora

Kisah Firman Penghafal Quran namun Alami Gangguan Jiwa

07.01.2021 - 17:35
Sponsor
Ketua Umum Persada Sulsel Dijabat Nurdin Abdullah
Kabar Humaniora

Ketua Umum Persada Sulsel Dijabat Nurdin Abdullah

05.09.2020 - 08:24
Anjuran Berkurban Idul Adha dari Ustad Abdullah Renre
Kabar Humaniora

Anjuran Berkurban Idul Adha dari Ustad Abdullah Renre

17.07.2020 - 09:05
Pelindo
Phinisi Point
Bank Sulsel Bar