PDAM Makassar

Harga Cabai di Bulukumba Tembus Rp 70.000 Per Kilogram

Bank Sulsel Bar
Harga Cabai di Bulukumba Tembus Rp 70.000 Per Kilogram
(Int).

KabarMakassar.com -- Harga Cabai Rawit di Pasar sentral Bulukumba melonjak tajam.  Normalnya per kilogram cabai dibandrol seharga Rp 25.000 naik mencapai Rp70.000 Per kilogram (kg).

Kenaikan harga cabai ini dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengakibatkan banyak petani gagal panen, sehingga stok cabai pun terdampak di pasaran.

Salah seorang pedagang Dg Puji (43) mengaku kenaikan harga cabe ini sudah terjadi beberapa hari ini di bulan Maret.

“Sudah beberapa  hari ini harga cabai naik. Kemarin harga Rp.25.000 naik menjadi Rp70.000. Kami kasi naik harga karena stok yang kurang  karena stok kurang. Bahkan Kata petani tempat kami mengambil barang mereka gagal panen karena pengaruh musim hujan," ungkapnya Senin (8/2).

Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan harga cabai akan terus mengalami kenaikan sampai bulan puasa mendatang.

“Harga cabai ini akan terus naik sampai bulan puasa, karena para petani cabai gagal panen," bebernya.

Sementara itu, Basse (38) salah satu pembeli cabai mengaku kaget dengan kenaikan harga cabai yang melambung tinggi.

“Saya kaget hargai cabai mencapai Rp70.000, terpaksa saya harus kurangi belanja cabai. Biasanya beli 5-10 Kg sekarang hanya beli 3-4 Kg saja," terangnya.

Ia mengaku kenaikan harga cabai ini sangat berpengaruh pada bisnis ayam gepreknya. "Naik sekali harganya, otomatis kasian berpengaruh sama jualanku nanti ini," ungkapnya

Pemilik warung makan itu pun berharap kepada pemerintah, agar bisa menstabilkan kembali harga cabai.

“Kami berharap pemerintah turun tangan menstabilkan kembali harga cabai. Kalau bisa harga cabai tidak naik lagi sampai bulan puasa. Kasihan kami pekerja warung dan ibu rumah tangga," harapnya.

Penulis : Fitriani Lestari

Editor : Herlin Sadid

Pemkab Luwu
Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Sinjai
Kabar Serupa :
Pelindo
Bank Sulsel Bar