Perusda
Bank SUlsel Bar

Komunitas Ini Meriahkan Opening FEMME

on 12/4/18 Oleh Redaksi
Komunitas Ini Meriahkan Opening FEMME
IKPKS (Ikatan kerukunan pemuda kreatif sero) dalam opening The International Woman's Exhibition (FEMME) dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) (11/4/2018) di Four Point by Sheraton Makassar.

KabarMakassar.com-- IKPKS (Ikatan kerukunan pemuda kreatif sero) yang berdiri sejak 5 tahun lalu, Musahir nurdin sebagai salah satu ketua organisasi  yang aktif dan di bicarakan semua orang. Nama yang sering disapa musa ini mulai di bicarakan di kalangan masyarakat,khususnya di kampung sero kabupaten Gowa tanah kelahirannya. Pemuda yang kelahiran 1 Desember 1991 selalu memberikan inspirasi kepada semua pemuda agar selalu menjunjung tinggi Martabat dan Kebudayaan.

Dalam masa jabatannya sebagai ketua IKPKS dia cukup sukses karena pemuda ini sering membuat acara yang tidak pikirkan oleh masyarakat kampung sero. Setiap tahunnya dia selalu membuat acara" besar seperti Hari kemerdekaan R.I, Maulid Nabi,Hari Kartini dan acara lainnya. Sanggar ini terbagi lagi dan teman" memberikan nama sangar ini Sanggar Dampang Sero' yg anggotanya kurang lebih 20 orang dan diketuai oleh Iswan.

Kemarin dalam opening The International Woman's Exhibition (FEMME) dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) bakal kembali dihelat pada 11 hingga 15 April di Four Point by Sheraton Makassar, sanggar ini juga menampilkan pementasannya yang sangat memukai para tamu undangan yang hadir. Tentunya pementasan yang ditampilkan ini mendapat respon positive atau pujian dari penonton dan khususnya Pemerintah Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan, yang juga istri adnan IYL (Bupati Gowa).

"Kami senang sekali karena sudah jadi pelengkap kemeriahan opening femme ini,awalnya saya dan teman-teman agak deg-degan apalagi acara ini termasuk event internasional yang juga bekerja sama dengan Dekranasda Kab.Gowa tentunya kami yang dari Gowa juga merasa terhormat sekali apalagi antusias pemerintah kabupaten Gowa, saat sudah diatas panggung, teman-teman sudah menari dan melucu seketika itu pula sudah tdk ada rasa keragu-raguan lagi, dan lelah kamipun terbayarkan pada saat pementasan kami berjalan lancar, tentunya kami pun ikut bangga membawa nama IKPKS (Ikatan kerukunan pemuda kreatif sero)," ujar Mukhlis salah satu bendahara sekaligus penasehat di sanggar tersebut.

Sanggar ini melakukan latihan kurang lebih tiga hari bersama teman-teman yg beranggotakan kurang lebih 20 orang termasuk crew femme itu sendiri. Pementasan ini dinamai 'Rempak Gendang' menceritakan tentang permainan tradisional anak-anak jaman dulu yg dikemas dalam bentuk tarian, dan diiringi rempak gendang.

Akbar, salah satu anggota sanggar mengungkapkan, "Semoga sanggar ini bisa lebih meningkat jangkauannya, lebih banyak generasi penerusnya yang kreatif dan inovatif dalam pengembangan sanggar ini dalam melestarikan budaya Indonesia sebagai generasi muda terus terwujud, dan generasi muda mau bekerja sama untuk melestarikan budaya Indonesia. Karena telah banyak kasus yang menyebabkan pengatas namaan budaya-budaya milik Indonesia, "tutupnya.

Ajang femme ini tidak hanya keragaman desain fashion tapi juga sebagai ajang yang mampu berfungsi sebagai jembatan budaya. Dan pembinaan bentuk dan pola organisasi didalamnya membentuk kearifan lokal dengan memberikan ilmu pengetahuan terhadap generasi muda.

[Nur Fadhilah Sophyan]