PDAM Makassar

Dugaan Pungli Samsat Bulukumba Berakhir Damai di Mediasi

Bank Sulsel Bar
Dugaan Pungli Samsat Bulukumba Berakhir Damai di Mediasi
Proses Mediasi antar oknum PLH yang melakukan pungli dengan Korban Zaenal (Foto: Fitriani Lestari).

KabarMakassar.com -- Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bulukumba berakhir damai melalui proses mediasi.

Kanit Regiden, Iptu Hamidin mengungkapkan ini hanya masalah miss kominikasi. Menurutnya, korban Zaenal, telah memberikan uang sebesar Rp505.000 kepada salah seorang oknum yang bekerja sebagai Pekerja Harian Lapangan (PHL) di Samsat Bulukumba. 

Ia menuturkan Harusnya Zaenal hanya membayar Rp354.000 sesuai dengan beberapa tahapan administrasi yang harus dilengkapi dalam proses pergantian plat motornya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Hamidin langsung bergerak cepat, melakukan tindakan tegas dan mempertemukan kedua pihak yang bersangkutan. 

"Rp354.000 yang dibayar Zaenal terbagi atas beberapa pembayaran, yakni Rp60.000 untuk PNBT, Rp100.000 untuk STNK dan Rp194.000 untuk pajak selama satu tahun," beber Hamidin merinci saat ditemui di Kantor Samsat siang tadi, Jumat (5/3).

Setelah dirincikan memang harusnya Zaenal hanya membayar Rp354.000 dari Rp505.000 dari nominal yang telah dibayar di luar loket.

"Setelah dimediasi kelebihan uangnya telah dikembalikan langsung melalui Loket Kantor Samsat Bulukumba," bebernya.

Atas kejadian ini Hamidin juga memohon maaf atas tindakan anggota Samsat yang tidak sesuai jalur. Dan berharap kejadian seperti ini tidak lagi terulang.

Penulis : Fitriani Lestari

Editor : Herlin Sadid

Pemkab Luwu
Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Sinjai
Kabar Serupa :
Jemaah An-Nadzir Sholat Idul Fitri Lebih Awal
Kabar News

Jemaah An-Nadzir Sholat Idul Fitri Lebih Awal

12.05.2021 - 13:59
Pelindo
Pemkab Jeneponto
Bank Sulsel Bar