Dua Dosen UMI Terlibat Baku Pukul Menunggu Sanksi Universitas

Bank Sulsel Bar
Dua Dosen UMI Terlibat Baku Pukul Menunggu Sanksi Universitas
Cuplikan Video Aksi Baku Pukul diduga oknum dosen di UMI.

Kabar Makassar.com -- Sanksi non aktif akan diberlakukan oleh pihak Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar apabila terbukti dua dosen terlibat perkelahian dinyatakan bersalah.

Hal itu ditegaskan Dekan Fakultas Sastra, Prof Muhammad Basri. Menurutnya sanksi itu bisa diberlakukan apabila dinyatakan melanggar usai pemeriksaan kode etik dosen. 

"Kalau memang dianggap satu kekerasan bisa jadi. Tapi sampai hari ini belum bisa kita katakan (kekerasan) karena nanti sudah ditangani kode etik tingkat Universitas. (Selanjutnya) mencari pasal-pasal," tutur Prof Basri, Senin (22/2).

Sebelumnya, beredar video aksi kekerasan yang dilakukan oleh dua oknum dosen di fakultas Sastra UMI. Sontak video berdurasi 16:29 detik itu ramai di media sosial.

Mirisnya, pertengkaran dan perdebatan tak terpuji itu dilakukan di depan mahasiswanya sendiri. Seakan tak memberi contoh debat yang baik.

Meski begitu, Prof Basri mengaku perdebatan antar dua dosen itu hanyalah salah paham saja.

"Itu soal kesalahpahaman saja dan saya berpikir itu aksidental. Kami sudah panggil yang berdua, mau damaikan karena tingkatan di fakultas itu harus ada upaya. Sebelum dikirim ke tingkat universitas kita dulu ada upaya (penyelesaian) di tingkat fakultas," jelas Prof Basri. 

Kedua dosen itu diketahui menduduki jabatan penting di fakultasnya, yakni sama-sama menduduki jabatan Ketua Jurusan Program Studi yang berbeda. 

"Iya betul, sama-sama ketua prodi, yang perempuan ketua prodi ilmu komunikasi, yang satu (Laki-laki) Ketua Prodi Pendidikan bahasa Inggris," sebutnya.

Apabila dari pemeriksaan fakultas ada yang merasa dirugikan, Prof. Basri bilang akan dilanjutkan pemeriksaannya ke tingkat universitas.

"Iya, jadi kalau misalkan di tingkat fakultas ada yang merasa dirugikan itu kita teruskan ke tingkat Universitas karena disana ada bagian kode etik," bebernya.

Terlihat dalam video, seorang mahasiswa melerai aksi kedua dosen tersebut. Hanya saja setelah melerai, pertengkaran pun berlanjut dengan adu mulut.  

Atas kejadian ini, Prof Basri berharap tidak melebar ke pihak lain. Utamanya bagi mahasiswa agar tidak terprovokasi untuk membuat aksi balasan.

"Kita harap tidak ada keterlibatan mahasiswa masih rana fakultas dulu ini," tutupnya.

Penulis : Al Amin Malliuri

Editor : Al Amin

Pemkab Luwu
Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Kabar Serupa :
Sponsor
  Makassar Recover Multi Pelayanan, Danny Teken MoU dengan BPJS
Sponsor
Luncurkan Makassar Recover, Danny Optimis Putus Rantai Covid-19
Sponsor
Bertemu Konjen Australia, DP Paparkan Program Makassar Recover
Sponsor
 Bangun Sinergi, Danny Fatma Sambangi Gedung DPRD Makassar
Pertamina
Bank Sulsel Bar