PDAM Makassar

Intip Keindahan Warisan Tenun Rongkong

Bank Sulsel Bar
Intip Keindahan Warisan Tenun Rongkong
Bupati Luwu Utara mengenakan tenun khas Rongkong. int.

KabarMakassar.com -- Rongkong merupakan sebuah wilayah kecamatan terpencil di Provinsi Sulawesi selatan, tepatnya di Kabupaten Luwu Utara. Daerah bersuhu dingin ini membuatnya sangat indah untuk dikunjungi, karena bersuhu dingin inilah makanya daerah ini dijuluki tanah masakke yang berarti daerah sejuk. 

Tidak hanya alamnya yang sangat eksotis, tahu kah kamu jika karya seni serta produksi kain tenun khas Rongkong juga mencuri perhatian bagi siapa saja yang melihatnya.

Rongkong punya kain tenun warisan yang dikeramatkan dan disimpan selama berabad-abad. Kain tenunan hanya dikeluarkan pada waktu-waktu tertentu saja.

Kain tenun ini biasanya dipakai untuk menghiasi upacara adat, dikenakan pendeta dari kepercayaan kuno dan para sesepuh, atau mendandani penari-penari yang menarikan tarian sakral, serta untuk menutupi jasad orang yang dihormati.

Sakralisasi terhadap warisan budaya semacam itu, juga dapat ditemui pada tenunan asal Rongkong, yang dikenal dengan nama ‘kain roto’ dan tenun ikat.

Kain tenun  asal Rongkong ini bukan hanya satu jenis, ada berbagai macam jenis tenun lainnya seperti Pori Lonjong, Pori Situtu’, Sora’ Langi’, Tali Tau Batu, dan Rindun Lolodan Luna.

Tenun ikat juga diproduksi dalam berbagai jenis penggunaan. Misalnya, kain kafan, seremonial, rok wanita, syal, penutup kepala untuk upacara, dan menjadi pusaka keramat.

Kain tenun Rongkong ini sudah menjadi batik khas Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, makanya pemda setempat sangat serius dalam melestarikan kain khas ini.

Pada Selasa (12/1/2021) lalu, Pemda Lutra meresmikan Galeri Tenun Rongkong, galeri tengah sawa ini berlokasi di Dusun Salurante, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

Di dalam galeri ini, tenun khas Rongkong akan dipamerkan. Bukan hanya itu, beberapa benda seni lainnya yang merupakan karya dan budaya khas Rongkong juga dipamerkan.

Dengan adanya Galeri ini pemda setempat berharap mampu menjadi magnet wisatawan untuk mengenal lebih jauh sejarah dan karya seni khas Rongkong. Galeri ini dibangun di masa pandemi Covid-19. pembangunannya bersumber dari DID yang didapatkan Pemda Lutra sebagai pengelola terbaik dana Covid-19 tahun 2020.

“Kita memilih membangun Galeri Tenun Rongkong sebagai tempat pembelajaran. Bukan hanya untuk orang dari luar saja, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah melahirkan regenerasi, sehingga nantinya ini tidak berhenti di orang-orang tua kita saja yang mampu menenun, tetapi kita semua bisa juga melakukannya,” kata Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani usai peresmian galeri.

Indah menyebut masih ada upaya lain yang akan dilakukan Pemda Luwu Utara untuk mengembangkan dan melestarikan budaya khas Rongkong, salah satunya dengan membangun galeri seni seperti ini.

“Ini wajib kita kembangkan dan lestarikan. Haram hukumnya ini musnah,” ucapnya.  

Pengembangan tenun Rongkong ke depan lanjut Indah, selain bernilai budaya juga harus bernilai ekonomi, sehingga bisa mendatangkan keuntungan yang tentunya akan melahirkan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri, khususnya Rongkong. 

“Banyak yang kita lakukan untuk memperkenalkan tenun ini. Salah satunya adalah mengundang orang datang ke sini untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Rongkong,” ungkapnya.

Selain, peresmian Galeri Tenun Rongkong ini, juga dilakukan penyerahan alat musik tradisional kepada Kelompok Sadar Wisata Rante Kasimpo.

Penulis : Abdi Manaf

Editor : Al Amin

Pemkab Luwu
Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Sinjai
Kabar Serupa :
Bissu, Komunitas Budaya Transgender yang Sangat Dimuliakan
Kabar Seni dan Budaya

Bissu, Komunitas Budaya Transgender yang Sangat Dimuliakan

12.02.2021 - 10:14
Kearifan Lokal Puisi Makassar Dalam Pentas Opera Bunga Eja
Kabar Seni dan Budaya

Kearifan Lokal Puisi Makassar Dalam Pentas Opera Bunga Eja

25.09.2020 - 17:39
Kolaborasi Zaenal Beta dan Pemain Ukulele Cilik
Kabar Seni dan Budaya

Kolaborasi Zaenal Beta dan Pemain Ukulele Cilik

02.09.2020 - 17:02
Pelindo
Phinisi Point
Bank Sulsel Bar