Kerabat Berduka, Ketum HMI Mulyadi Jadi Korban Sriwijaya Air

Bank Sulsel Bar
Kerabat Berduka, Ketum HMI Mulyadi Jadi Korban Sriwijaya Air
Ketum PB HMI Periode 2013-2015, Drg. Muh. Arief Rosyid, M.Km (kanan)saat berbincang di program UPI Show live di Channel Youtube UPI SHOW, Rabub (13/1/2021)

KabarMakassar.com -- Salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu adalah Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2016-2018, Mulyadi P Tamsir.

Mendengar namanya masuk dalam daftar penumpang pesawat naas itu, sejumlah kerabat pun kaget dan seperti tidak percaya. 

Seperti halnya yang dirasakan oleh Ketum PB HMI Periode 2013-2015, Drg.  Muh. Arief Rosyid, M.Km. Ia bercerita jika dirinya dan teman-teman HMI tidak percaya dan berharap Mulyadi masih terselamatkan. 

"Kami saat mendengar ada kecelakaan pesawat, kami berharap kak Mul (sapaan akrab Mulyadi) ini tidak naik di atas pesawat tersebut, yah bisa saja mungkin dia ketinggalan pesawat. malamnya baru dikabarin dari keluarganya di Pontianak kalau mas Mul ini ada di manivest, bahkan ada di kursi 29 A,B,C kalau gak salah," ujar Arief dalam obrolannya pada program acara UPI Show live di Channel Youtube UPI Show, Rabu (13/1).

Di mata Arief, Mulyadi adalah sosok pribadi yang penuh akan nasihat  dan motivasi hidup. 

"Beliau ini banyak menasihati saya waktu jadi ketua umum, bagaimana membangun ruang-ruang pribadi, terkait begaimana mengelola organisasi sebesar HMI. karena kita itu punya 200 sekian cabang dan dikenal sebagai organisasi mahasiswa terbesar dan terlama," tuturnya.

Arief juga menganggap jika kepergian Mulyadi ini menjadi kehilangan bangsa dengan sosok pemuda yang mendedikasikan hidupnya untuk kemaslahatan ummat.

"Saya kira mas Mul ini tidak hanya penting secara pribadi tetapi juga penting buat HMI dan ummat dan bangsa, bukan cuma HMI dan saya saja yang kehilangan tetapi bangsa ini kehilangan sosok pemuda yang bisa dibilang hampir seluruh hidupnya itu diperuntukkan bagi kemaslahatan ummat dan bangsa," gagasnya.

Selain itu Arief yang juga sebagai sahabat dekat Mulyadi mengaku ji dedikasi terbesar yang diwariskan Mulyadi adalah deretan kader yang solid dan melahirkan sinergitas antar kader di organisasi.

"Dedikasi yang terbesar dari sosok Mulyadi adalah pengkaderan yang kuat, saya kira itu legecy yang besar yang ditinggalkan oleh Mulyadi," pungkasnya.

Penulis : Al Amin Malliuri

Editor : Al Amin

Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Bulukumba
Pertamina
Bank Sulsel Bar