Pembangunan 85 Persen, Bendungan Karalloe Ditarget Rampung 2021

Bank Sulsel Bar
Pembangunan 85 Persen, Bendungan Karalloe Ditarget Rampung 2021
(Foto: Dok. Humas Pemkab Gowa)

KabarMakassar.com -- Progres pengerjaan Bendungan Karalloe  kini mencapai 87 persen dan akan ditargetkan rampung pada Oktober 2021. hal ini diungkapkan oleh Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid, Selasa (12/1).

"Target kita bulan Oktober tahun 2021 sudah peresmian. Jika pelaksanaan lebih cepat lebih baik lagi," kata Adenan Rasyid saat beremu Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa.

Ia menambahkan pengerjaan Bendungan Karalloe tinggal bagian luar dinding bendungan dan mesin operasional. Serta adanya sedikit hambatan di pembebasan lahan.

"Pengerjaan proyek mengalami sedikit  hambatan. Masih ada sekitar 75 bidang tanah yang belum selesai. Dan kami sangat membutuhkan dukungan Pemkab Gowa bersama Forkopimda untuk menyelesaikan kondisi di lapangan," harap Kepala BBWS Pompengan Jeneberang.

Adnan Purichta Ichsan menanggapi kondisi ini akan mememberikan dukungan dalam penyelesaiaan pembangunan Bendungan Karalloe.

"Kami selaku Pemerintah Kabupaten siap mendukung proses pembangunannya hingga selesai pengerjaan Bendungan Karalloe. Kita memikirkan kepentingan masyarakat banyak yang akan bisa merasakan manfaat dengan kehadiran Bendungan Karalloe walaupun bukan masyarakat Gowa langsung," jelasnya.

Selain Bendungan Karalloe, Bupati Adnan juga berharap Pembangunan Bendungan Jenelata juga berjalan dengan lancar. Bahkan berpesan sejak awal agar pembebasan lahan dilakukan sebaik mungkin.

"Proses pembebasan lahan sering menjadi kendala dalam pembangunan proyek besar. Saya selaku Bupati Gowa berharap permasalahan proses pembebasan lahan yang pernah terjadi di Bendungan Karangloe tidak terjadi di pembangunan Bendungan Jenelata," jelasnya.

Apalagi kata Adnan kehadiran Bendungan Jenelata tentu akan membawa dampak yang baik Kabupaten Gowa terutama dalam pengendalian banjir. Dirinya menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di Kabupaten Gowa pada awal tahun 2019 salah satunya karena aliran sungai Jenelata yang tidak bisa dibendung.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Gowa ini, Pembanguna Bendungan Jenelata harus  sukseskan bersama. Bendungan Jenelata memang betul-betul pemanfaatannya dirasakan langsung oleh masyarakat Gowa. Sehingga kita perlu saling bersinergi menyukseskan pembangunan ini.

"Apapun yang menjadi kepentingan Balai untuk Bendungan Jenelata kami siap membackup. Kami berharap kalau ada langka yang diambil oleh Balai agar dikomunikasikan dengan kita," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan Kapolres Gowa, AKBP Budi Santoso, Dandim 1409 Gowa, Gowa Letkol Arh Muh Suaib, Kabid Operasi dan Pemeliharaan SDA BBWS Pompengan Jeneberang, Rini S. Harun dan sejumlah Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

Penulis : Abdul Kadir

Editor : Herlin Sadid

Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Bulukumba
Pertamina
Bank Sulsel Bar