Perusda
Bank SUlsel Bar

PLTB Jeneponto Rampung Juni Mendatang

Terbit 4/4/18 Oleh Nur Marwah
PLTB Jeneponto Rampung Juni Mendatang

KabarMakassar.com -- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) hari ini ditinjau oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Rabu, 4 April 2018. Peninjauan ini guna melihat perkembangan pembangunan PLTB Jeneponto sebelum akhir masa jabatannya.

Dalam kunjungannya, Gubernur Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa PLTB Jeneponto akan rampung bilan Juni mendatang.
"Kalau kita lihat kesiapannya, serta alat-alat yang sudah dilengkapi, Saya rasa selesainya tidak lama lagi. Sekitar Juni mendatang ini sudah rampung," katanya

PLTB Tolo-1 yang berlokasi di Desa Lengke-lengkese, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto ini akan menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga angin/bayu kedua di Sulsel setelah PLTB Sidrap. 

Data yang diperoleh dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Energi (ESDM)

Pekerjaan PLTB dengan ini dengan investasi sebesar USD 160,7 juta, PLTB Tolo-I ini akan dipasang 20 turbin angin dengan masing-masing kapasitas 3,6 Megawatt (MW), sehingga total kapasitas pembangkit mencapai 72 MW. Tak kurang dari 60 baling-baling akan dikirim ke lokasi proyek hingga akhir April 2018, Model turbin yang dipasang di PLTB ini memakai jenis Siemens DD On-Shore 3,6 WTG dimana 2 unit transformator Siemens selesai dipasang dengan kapasitas masing-masing 45 MVA.

Nantinya, pembangkit berbasis angin tersebut akan terkoneksi dengan jaringan transmisi sebesar 150 KV. Sebanyak 4 dari 10 tower transmisi 150 KV telah selesai dibangun, yang akan terinterkoneksi melalui Gardu Induk Jeneponto. 

Energi listrik PLTB Tolo-I dihasilkan dari kecepatan angin sebesar 6 m/s yang merupakan potensi angin cukup besar untuk dikembangkan secara komersial. 

Penandatangan jual-beli atau Power Purchase Agreement (PPA) diteken oleh Perusahaan Listrik Negara bersama PT. Energi Bayu Jeneponto sejak tanggal 14 November 2016 dengan harga jual listrik 10,89 USD cent/kWh.

Hadirnya PLTB Tolo-I Jeneponto akan melengkapi keberadaan PLTB Sidrap untuk meningkatkan kontribusi energi berbasis angin di Indonesia, disamping semakin meningkatkan kehandalan kelistrikan di Sulawesi Selatan, yang saat ini rasio elektrifikasinya telah mencapai 99,12 persen.