Kedutaan Australia Sosialisasi Visa 

Kedutaan Australia Sosialisasi Visa 

Kabarmakassar.com, Makassar-- Mengurus visa ke Australia saat ini,  semakin dimudahkan dengan hadirnya layanan online oleh Kantor Imigrasi Kedutaan Australia Jakarta. 

Melalui Shekhar Garg dan Rebecca Mok dari Dept of Home Affairs (Immigration) Australian Embassy Jakarta, kurang lebih 50 orang peserta mengikuti seminar visa Australia dan tata cara penggunan pengurusan visa online.

Shekhar Garg mengatakan, sebanyak 112.000 aplikasi visa Australia dari seluruh dunia diberikan pada tahun 2017 lalu jumlah tersebut dapat dilihat langsung melalui website resmi Kedutaan Australia www.homeaffairs.gov.au.

"Indonesia merupakan negara keempat dapat aplikasi terbanyak. Hanya ada dua negara lain yang mendapat aplikasi terbanyak, yakni Cina dan India," kata Shekhar Garg.

Selain itu, terdapat dua jenis visa yang biasanya digunakan di Indonesia. Yakni Visa Turis dan Visa Bisnis. 

Visa Turis (visitor) digunakan bagi yang ingin berlibur atau mengunjungi teman di Australia dan hanya selama kurang dari tiga bulan.

Sementara untuk Visa Bisnis digunakan bagi yang melakukan kegiatan bisnis jangka pendek di Australia seperti seminar, konferensi, wawancara (interview), atau negosiasi kontrak.

"Tapi bisnis Visa Bisnis visitor sama sekali bukan untuk visa kerja, itu juga tidak diperbolehkan menjual produk ke orang Australia," lanjut Shekhar.

Adapun kedua visa tersebut kata Shekhar, tidak dapat digunakan untuk tinggal tanpa batas di Australia. 
 
"Sewaktu melihat dua visa ini, kami akan mengakses dua stream visa lagi untuk temporary stay dan melihat apakah individu punya dana yang cukup untuk tinggal. Intinya waktu officer melihat, pengaju visa hanya akan tinggal sementara atau dananya cukup," kata Shekhar.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.homeaffairs.gov.au. Khusus pengajuan visa, dapat mengunjungi website resmi online.immi.gov.au.

Penulis :

Editor :