Perusda
Bank SUlsel Bar

Ini Fakta Sains di Balik Tangan Kidal

on 2/4/18 Oleh Redaksi
Ini Fakta Sains di Balik Tangan Kidal
ilustrasi[ist]

KabarMakassar.com-- Beberapa orang tidak bisa menggunakan tangan kanan untuk kegiatan utamanya seperti menulis, makan, atau memotong. Orang-orang dengan tangan kidal ini rupanya memiliki fakta-fakta sains yang cukup mencengangkan.

Misteri di balik tangan kidal terungkap. Sebuah penelitian genetika mengungkapkan proses biologis mempengaruhi apakah kita tangan kidal atau bertangan kanan. Para peneliti dari sejumlah universitas di University of Oxford, St. Andrews, Bristol, Inggris, dan dari Max Plank Institute di Nijmegen, Belanda, menemukan korelasi antara kecenderungan penggunaan tangan kanan atau kiri dan jaringan gen yang terlibat pada pembentukan asimetri kanan dan kiri dalam perkembangan janin.

Para peneliti beranggapan bahwa gen juga membantu menentukan perbedaan kanan dan kiri dalam otak, yang akhirnya mempengaruhi penggunaan tangan kanan atau kiri. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal PLOS Genetics.

Berikut deretan fakta sains mengenai si tangan kidal:

-Banyak Terjadi pada Kembar

lmuwan menemukan bahwa kembar akan memiliki kecondongan sebesar 22 persen menjadi seorang kidal. Hal ini juga berlaku pada anak prematur karena proses perkembangan mereka belum lengkap di bagian otak. Namun berbeda jika dibandingkan dengan anak yang lahir normal.

-IQ Tinggi

Mereka yang kidal tampaknya sebagian besar merupakan orang-orang yang sangat cerdas. Mereka mampu menangani ilmu matematika dan arsitektur. Ilmuwan di St Lawrence University menemukan bahwa lebih banyak orang kidal yang memiliki IQ di atas 140 dibanding orang normal. Sejumlah ilmuwan yang bertangan kidal adalah Albert Einstein, Isaac Newton, Benjamin Franklin, dan Charles Darwin.

-Lebih Banyak Mengalami Alergi

Penelitian menemukan bahwa sekira 40 persen dari orang yang psikosis adalah orang kidal. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa orang kidal biasanya mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Gangguan lain yang mungkin dialami termasuk alergi, migrain, dan pencinta alkohol yang berkaitan dengan tingkat toleransi orang normal yang lebih tinggi.

-Mendengar Lebih Baik

Orang dengan tangan kidal rupanya lebih akurat dalam mendengarkan perubahan suara yang terjadi dengan cepat dan sering. Penelitian menemukan bahwa orang dengan kecenderungan otak kanan dan kiri memiliki spesialiasasi mendengarkan yang berbeda pada tipe suara dan efeknya. Artinya, orang kidal yang lebih terhubung dengan bagian kanan otak mampu mendengar perubahan suara lebih baik daripada orang normal.

-Lebih Mudah Melihat di Air

Salah satu keuntungan menjadi orang kidal adalah mampu menyesuaikan diri lebih mudah di dalam air. Jika orang kidal hobi berenang, mereka akan bisa lebih cepat melihat di dalam air. Belum jelas alasannya, namun peneliti berpikir ini ada hubungannya dengan dominasi otak si kidal.

Manusia adalah satu-satunya spesies yang memperlihatkan penyimpangan besar dalam perbedaan tangan kanan dan kiri. Sekitar 90 persen manusia adalah pengguna tangan kanan. Penyebab perbedaan yang besar ini masih menjadi misteri. Para peneliti yang dipimpin oleh Silvia Paracchini di University of St. Andrews tertarik untuk mengetahui gen mana yang mempengaruhi penggunaan tangan, sekaligus menyelidiki penyebab dan evolusi penggunaan tangan kanan atau kiri.

Studi asosiasi genom dilakukan untuk mengidentifikasi varian genom umum yang mungkin berkorelasi dengan kecenderungan penggunaan tangan yang paling disukai. Varian paling signifikan terdapat pada gen PCSK6, yang terlibat dalam penentuan kiri dan kanan pada perkembangan janin.

[Nur Fadhilah Sophyan/BerbagaiSumber]