Bank Sulsel Bar

Berbahan Dasar Limbah Kakao, Warga Pinrang Buat Sabun Anti Bakteri

Berbahan Dasar Limbah Kakao, Warga Pinrang Buat Sabun Anti Bakteri
(Foto: Rudi Hartono)

KabarMakassar.com -- Ditengah pandemi Covi-19 kelompok pemuda dan perempuan Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang berinovasi membuat sabun cuci tangan anti bakteri yang berasal dari limbah kulit buah Kakao (Cokelat).

Wahana Visi Indonesia bersama Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Pinrang, melakukan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan anti bakteri dengan Lembaga Penelitian Kopi dan Kakao (ICCRI), sebagai penguatan terhadap pertanian, meningkangkatkan produktifitas, pengembangan masyarakat dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani (Cocoa Life) yang digelar di Kantor Camat Lembang, Rabu, (18/11).

Kepala Dinas Peternakana dan Perkebunan Pinrang, Ir H Muhammad mengatakan kegiatan ini bertujuan agar kelompok pemuda dan perempuan dapat memiliki keterampilan dalam menghasilkan penghasilan tambahan di masa Pandemi Covid-19. Produk ini di jadikan sebagai industri usaha lokal rumahan yang ramah lingkungan.

"Bahan dasar pembuatan sabun ini dari cangkan kakao yang selama ini di buang petani begitu saja. Industri ini sangat ramah lingkungan," kata Muhammad.

Program ini sebagai salah satu inovasi bagi kelompok petani kakao, pemuda dan perempuan yang ada di Kabupaten Pinrang.

"Hadir dalam pelatihan tersebut perwakilan petani kakao, Ibu-ibu dan pemuda dari Kecamatan Lembang, Duampanua, Patampanua, Batulappa," jelasnya.

Sementara itu, Camat Lembang Muhammad Yusuf mengungkapkan kegiatan tersebut dilaksanakan secara perdana sebagai pemberdayaan petani kakao dan pemuda sabun anti bakteri ini.

"Kegiatan pembuatan sabun ini perdana dilaksanakan di Kecamatan Lembang," kata Yusuf.

Yusuf menambahkan jenis sabun yang dibuat yakni sabun cair anti bakteri dan sabun batangan. 

Mengingat kita masih mengahadapi pandemi Covid-19, ini sebagai upaya menciptakan sabun ramah lingkungan apalagi terbuat dari bahan baku alami yakni cangkang kakao yang sudah dikeringkan.

"Bahan bakunya cangkang kakao kering yang dibakar terlebih dahulu dan diolah menjadi sabun," terangnya.

Ia berharap sabun lokal ini akan segera didistribusikan, sebagai bentuk penanggulangan Covid-19 dengan cara memcuci tangan pake sabun lokal buatan kelompok pemuda dan perempuan Pinrang.

"Semoga kita bisa segera distribusikan sabun ini nantinya," ujar Camat Lembang.

Penulis : Rudi Hartono

Editor : Herlin Sadid

Pemkot Makassar
Pertamina
Tabungan Valas Bank SulselBar