DPRD Kota Makassar

Lahan Terendam Banjir, Petani di Luwu Terancam Gagal Panen

Lahan Terendam Banjir, Petani di Luwu Terancam Gagal Panen
Rumah Warga Terendam Banjir di Luwu (Abdi Manaf)

KabarMakassar.com -- Banjir kembali merendam ratusan rumah di Desa Pompengam Pantai dan Pompengan Tengah, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (11/9).

Curah hujan yang tinggi sejak malam tadi diduga sebagai faktor utama penyebab banjir yang merendam dua desa tersebut.

Kepala Desa Pompengan Tengah Rustan, mengatakan bahwa penyebab banjir kali ini diakibatkan meluapnya sungai Lamasi dan jebolnya tanggul yang tidak mampu menahan debit air sungai Lamasi.

"Ada tiga tanggul yang jebol. Banjir ini merendam rumah warga, Sekolah, TK, Masjid, Pustu, Kantor Desa, serta fasilitas umum lainya dan juga ada tiga rumah warga yang rusak parah," katanya.

Rustan menambahkan ratusan hektar lahan pertanian dan perkebunan terendam hingga sejumlah pertanian warga gagal panen akibat peristiwa ini.

"Untuk lahan pertanian persawahan sebanyak 250 hektare yang berumur 2 bulan, kemudian tanaman coklat sekitar 100 hektare, dan tanaman jagung ada 50 hektar yang terendam," tambahnya.

Berdasarkan pantauan tim KabarMakassar.com di lapangan, ketinggian air mencapai 60 cm - hingga 1 meter. Selain merendam rumah warga, banjir juga mengakibatkan sumber air bersih tercemar hingga warga saat ini krisis air bersih. Tak hanya itu, akses lalulintas wargapun menjadi terhambat.

Penulis : Abdi Manaf

Editor : Herlin Sadid

Pemkot Makassar
Pertamina
Tabungan Valas Bank SulselBar