PDAM Makassar

Arham Basmin Ketuai DPD KNPI Sulsel, Haris Pertama Tantang Gubernur

Bank Sulsel Bar
Arham Basmin Ketuai DPD KNPI Sulsel, Haris Pertama Tantang Gubernur
DPD KNPI Sulsel menunjuk Arham Basmin jadi Ketua (Foto: Ist).

KabarMakassar.com -- Arham Basmin akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XV KNPI Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Novotel Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (26/12) malam.

Dimana Arham terpilih secara aklamasi setelah dua rivalnya mundur dari arena pemilihan ketua KNPI Sulsel yaitu Andi Surahman Batara dan Muhammad Zain. 

Akhirnya KNPI tingkat kabupaten dan kota sebagai peserta Musda akhirnya menyetujui Arham sebagai ketua terpilih

Sebelumnya, Musda XV KNPI Sulsel dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel yakni Syaharuddin Alrif. Pada kesempatan itu, Syaharuddin memberi apresiasi kepada panitia pelaksana karena dinilai bisa mensukseskan kegiatan ini tanpa bantuan pemerintah. 

"Satu apresiasi yang besar, atas nama rakyat Sulsel, karena telah mebuktikan diri sebagai pemuda melakukan sebuah kegiatan secara mandiri," ujar Syaharuddin Alrif, saat menyampaikan sambutan di Musda KNPI Sulsel, Kamis (26/12).

Hanya saja, politisi Partai NasDem tersebut menaruh rasa kecewa kepada Pemprov Sulsel yang tak satupun hadir pada Musda KNPI Sulsel XX versi Haris Pertama.

"Kegiatan Musda harusnya memang dihadiri Pemprov Sulsel, sebagai pemerintah kalau melihat ada konflik 1-2 tidak usah diurus harusnya melihat sama sama rakyat Sulsel," tandas Syahar, sapaan karibnya.

Dengan demikian, Arham yang juga putra dari Bupati Luwu, Basmin Mattayang ini, secara resmi mengganti posisi Muhammad Natsir yang sebelumnya diplot sebagai karateker Ketua DPD KNPI Sulsel di bawah kepengurusan Haris Pertama sebagai Ketua DPP.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat KNPI (DPP KNPI), Haris Pertama menegaskan kepada seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) agar patuh terhadap hasil Kongres di Kota Bogor Desember 2018 lalu. 

Hal ini disampaikan Haris dalam sambutannya di Musyawarah Daerah (Musda) XV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Sulsel ke XV, Kamis (26/12) di Ballroom Hotel Novotel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.

Haris mengaku, tidak merasa adanya dualisme dalam KNPI karena seluruh anggota mengetahui bahwa hasil Kongres Bogor telah menetapkan dirinya sebagai Ketua DPP.

"Saya tidak pernah merasa ada dualisme di DPP KNPI. Silahkan dilihat di media termasuk facebook instagram saya, hanya Ketua DPP KNPI," tegasnya.

Kader Golkar ini juga menilai, Musda yang dilaksanakan sebelum hari ini bersifat ilegal. Pasalnya, DPP KNPI bersama seluruh OKP tidak pernah merasakan adanya dualisme di DPD Sulsel.

"Jadi, musyawarah daerah yang dilaksanakan sebelum Musda kali ini, saya selaku Ketua DPP menganggap itu ilegal. Harus ini kita dilihat dari jumlah keterwakilan organisasi pemuda yang hadir bukan OKP ada-adaan. Disini semua OKP ada," ujarnya.

Haris juga menyinggung soal sikap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang tidak hadir dalam pembukaan Musda kali ini. Ia meminta agar Gubernur Sulsel tidak berpihak hanya untuk kepentingan pribadi.

"Gubernur sebagai pembina sudah harus melihat dengan baik, mana kumpulan anak muda atau OKP yang berhimpun di KNPI dan mana yang bukan. Jangan hanya demi anaknya untuk masuk KNPI, tiba-tiba merusak dunia organisasi kepemudaan," tuturnya.

Kata Haris, Gubernur Sulsel jangan berperilaku sebagai penentu kebijakan di KNPI. Sebab, seluruh DPD KNPI dibawah kepengurusan DPP.

Haris mengatakan,  sikap Nurdin Abdullah sebagai gubernur bisa dianggap sebagai pemecah belah pemuda yang ada di SulSel.

"Gubernur tidak berhak, sekali lagi saya katakan tidak berhak menentukan siapa Ketua DPD KNPI Sulsel. Ia harusnya bisa jadi pembina, bukan jadi pemecah. Kalau seperti ini saya anggap gubernur sebagai pemecah pemuda di Sulsel," terangnya.

Haris juga menantang jika Gubernur Sulsel menilai dirinya bukan Ketua DPP yang sah, Haris siap mundur dari jabatannya.

"Sebaliknya, jika saya yang benar, Gubernur Sulsel harus mundur dari jabatannya. Dia (Nurdin Abdullah) pemecah belah pemuda di Sulsel," tutupnya.
 

Penulis : Fritz V Wongkar

Editor : Redaksi

Pemkab Luwu
Pemprov Sulsel
Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar
Pemkab Sinjai
Kabar Serupa :
Laznas BMH Berbagi Takjil untuk Para Pejuang Keluarga
Kabar Komunitas

Laznas BMH Berbagi Takjil untuk Para Pejuang Keluarga

22.04.2021 - 19:25
Sponsor
AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat
Kabar Komunitas

AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat

19.04.2021 - 22:07
Pelindo
Bank Sulsel Bar