Kembali Digelar Event Trend Hijab Expo 2019 di Makassar

Kembali Digelar Event Trend Hijab Expo 2019 di Makassar
Trend Hijab Expo 2019 kembali digelar tanggal 5-8 Desember 2019 di Sandeq Ballroom Grand Clarion Hotel Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

KabarMakassar.com -- Trend Hijab Expo 2019 kembali digelar pada tanggal 5-8 Desember 2019 di Sandeq Ballroom Grand Clarion Hotel Makassar. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya penyelenggara dari event ini Artpro Exhibition atau PT. Maiwa Artha Promosindo.

Event yang akan terselenggara pukul 10.00 hingga 24.00 Wita ini di ikuti oleh 95 peserta yang berasal dari bebrbagai wilayah diantaranya Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Kalimantan, Makassar dan Sidrap.

Seperti yang diungkapkan oleh Andi Karmila selaku PR artpro bahwa yang spesial dari event tahun ini karena pesertanya ada dari Kabupaten Sindereng Rappang (Sidrap).

"Tahun ini kita punya pesert sebanyak 95 peserta dan diantaranya ada dari Kabupaten Sidrap dan ini yang beda dari tahun tahun sebelumnya." ujar Andi Karmila pada pressconference yang digelar di Hotel Claro pukul 14.00 Wita.

Sekedar diketahui untuk target pengujung berkisar 27.000 pengunjung dengan target transaksi 20 milyar. Tak hanya itu, press conference yang digelar hari ini dihadiri oleh desainner-desainner lokal yaitu Mahdalia Makkulau, Adhi, kemudian ada model-model lokal yang juga ikut hadir dengan menggunakan pakaian dan hijab rancangan desaigner lokal.

Mahdalia Makkulau adalah salah satu desainner yang sudah bekecimpung di dunia desain sekitar 32 tahun dan banyak mengangkat etnis Sulawesi Selatan.

"Untuk desain baju 2020 saya lebih banyak mengangkat tema sulsel, dan cara yang digunakan juga masih manual namun gampang gampang susah tapi yang lebih susah adalah bahannya yaitu dengan menggunakan ecoprint, dan salah satu etnis sulsel yang sering saya gunakan yaitu sutra." Ucapnya.

Ecoprint adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain dengan menggunakan bahan alami. Kebanyakan motif yang digunakan oleh desaigner lokal untuk baju yaitu daun jati.

"Ecoprint itu pewarnaannya dari bahan alam yaitu dari daun jati dengan proses waktu 2 minggu, motifnya bisa diambil dari daun jati, daun ketapang dan masih banyak lagi." tambahnya Andi, salah satu desaigner lokal juga menambahkan untuk trend hijab 2020 lebih natural dengan warna yang tidak terlalu mencolok. 

"Untuk trend hijab 2020 lebih natural, menengahi hijab syar'i dengan hijab bisa disebut semi syar'i jadi hijabnya tetap muslimah dengan menutupi dada namun tetap terlihat kekinian ditambah dengan warna yang agak lembut misalnya warna pastel, soft." tutur Adhi saat presscon.

Untuk harga bajunya pun ada 10 juta keatas hingga 100 rb kebawah. Pada event kali ini akan ada fashion show, lomba makeup, perform sanggar ratu, demo makeup exclusive series, tutorial makeup, tutorial kerudung, fashion show wedding dan masih banyak lagi kegiatan dan lomba yang akan dihadirkan pada event trend hijab tersebut.

Penulis : Qiswanty Ruslia

Editor : Prisatno