Pelajar 14 Tahun Ini Tewas di Tangan Pamannya

Pelajar 14 Tahun Ini Tewas di Tangan Pamannya
Ilustrasi Pembunuhan. (Int).

KabarMakassar.com-- Seorang Remaja berinisial F (14) yang masih berstatuskan pelajar tewas di tangan pamannya bernama Abdul Rahman setelah diduga korban mendapatkan penganiayaan di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu (30/11).

Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari mengatakan bahwa kejadian ini terjadi saat korban dan pelaku berada di lokasi kejadian lalu pelaku melempar coran keras.

"Rahman melempar korban campuran yang sudah kering/keras kena tepat di bagian telinga kiri belakang dan korban langsung terjatuh," ujar Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari, saat dihubungi, Minggu (1/12).

Pelemparan terjadi sekitar pukul 14.30 Wita Siang kemarin. Saat itu korban ikut pamannya yang bekerja sebagai buruh bangunan.

"Rahman menyuruh korban mengaduk semen namun korban mengatakan kepada pelaku 'mana buruhmu?, pelaku pun kesal dan melempari korban lalu kemudian korban jatuh dan tak sadarkan diri,” ungkap Ashari.

Korban terluka dan dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong.

“Akhirnya korban langsung dibawa ke rumah sakit dan tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Ashari.

lebih lanjut, Kompol Ashari menabahkan bahwa pelaku langsung melarikan diri usai warga sekitar mengetahui korban tewas setelah dilempari batu.

Kini, Jenazah korban sudah dipulangkan ke rumah duka di Dusun Corawalia, Desa Pabetengan, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros untuk segera dimakamkan. Sementara, pelaku masih pencarian.

"Pelaku masih dalam pencarian dari anggota kami Polsek Biringkanaya," terangnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Supriadi Maud