Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Adukan DLH ke DPRD Parepare

Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Adukan DLH ke DPRD Parepare
Sejumlah Puluhan Petugas kebersihan Kota Parepare mengadu ke Komisi III DPRD di Kantor DPRD, Kota Parepare, Rabu (27/11).

KabarMakassar.com-- Puluhan Petugas kebersihan Kota Parepare mengadu ke Komisi III DPRD, pengaduan itu dilakukan lantaran gaji mereka belum terbayarkan selama delapan bulan lamanya.

Sebanyak 29 petugas yang berstatus honorer itu datang menemui DPRD untuk mengadukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare terkait janji-janjinya yang selama ini belum ditepati untuk membayar gaji mereka.

Albert Randan, salah seorang petugas kebersihan Kota Parepare merasa dirinya dipermainkan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup, Ia mengatakan sudah hampir setahun belum merima upah dan sebelumnya sudah dijanji untuk dibayar pada Oktober lalu. Namun sayang, hingga kini ia tak kunjung dibayar.

"Kami sudah dijanji untuk dibayar Oktober lalu, namun hingga November belum ada tanda-tanda, jadi kembali kita bertanya ke kadis, malah kita diarahkan ke Sekda lagi," jelas dia, usai hearing di Kantor DPRD, Kota Parepare, Rabu (27/11).

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD, Rudy Najamuddin, mengatakan akan segera memanggil pihak terkait untuk menuntaskan masalah ini.

"Kita akan kembali mediasi pertemuan dengan DLH, mohon pihak petugas kebersihan agar membawa SK dan dokumennya saat pertemuan nanti," tutur legislator PPP itu.

Terpisah, Plt Kepala DLH, Samsuddin Taha mengungkapkan alasannya belum membayar upah dari tenaga kebersihan itu. "Sementara berproses, tunggu dulu, masalah ini juga sedang ditangani Inspektorat," terang dia.

Sebelumnya, masalah ini berbuntut teguran berupa Hak Interpelasi dari DPRD. Namun, hingga kini pihak DLH belum juga menuntaskan permasalahan tersebut.

Penulis : Ardiansyah

Editor : Supriadi Maud