Wakapolda Sulsel: Inilah Sosok Tersangka Pembunuh Mahasiswa UMI Makassar

Wakapolda Sulsel: Inilah Sosok Tersangka Pembunuh Mahasiswa UMI Makassar
Wakapolda Sulsel, Brigjen Adnas memberikan keterangan terkait tersangka pembunuhan mahasiswa UMI Makassar di ruang Mapolrestabes, Kamis (14/11) sore.

KabarMakassar.com-- Polrestabes Makassar akhirnya meringkus dan menetapkan tiga mahasiswa sebagai tersangka penyerangan berujung meninggalnya salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Andi Fredy Akirmas alias Andi Lolo.

Penetapan tiga tersangka dirilis langsung Wakapolda Sulsel, Brigjen Adnas dii ruang Mapolrestabes, Kamis (14/11) sore.

“Kami sudah menangkap dan menetapkan tiga tersangka penyerang di kampus UMI,” ujar Brigjen Adnas saat merilis kasus.

Ketiga pelaku yang telah ditetapkan tersangka ini masing-masing, IR (20), SA (20) dan sang eksekutor berinisial MY (19). Mereka ini masih berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Tehnologi Industri UMI Makassar.

"Tiga oknum mahasiswa pelaku Pembunuhan dan salah satu dari mereka ada eksekutor. Mereka ini juga merupakan mahasiswa dari Fakultas Tehnologi Industri UMI Makassar,” kata Jendral bintang satu ini.

Brigjen Adnas menjelaskan bahwa penetapan tersangka ketiga oknum mahasiswa tersebut ini bermula dari petugas mengamankan 15 oknum mahasiswa umi. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan ke 15 orang ini sehingga mengerucut menjadi tiga orang oknum mahasiswa sebagai tersangka dan salah satunya adalah sang eksekutor atau yang menikam korban Andi Lolo pada bagian punggungnya hingga tak bernyawa.

"Ada 15 oknum mahasiswa awalnya kita amankan, 12 orang di Polrestabes dan tiga orang di Resmob Polda Sulsel. Dari pemeriksaan mengerucut ke tiga orang tersangka," paparnya.

Lebih jauh Adnas menerangkan, bahwa ketiga orang mahasiswa ini diamankan di beberapa lokasi tkp yang ber beda-beda. IR dan SA diamankan di rumah kosnya di Kota Makassar, sementara MY berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di Kabupaten Barru, Sulsel.

"Yusril terakhir kita amankan di Kabupaten Barru. Dan tadi malam kita tangkap. Mereka ini tergabung dalam organisasi yang berada dalam kampus UMI," tambahnya.

Seperti diberitkan, Inisial AFA alias Ferry, (21) tahun, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulsel, meregang nyawa usai diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK) bersenjata tajam (sajam) saat asyik nongkrong di Cafe Bos, Kampus UMI Makassar, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa 12 November 2019.

Sebelum meninggal dunia, AFA alias Ferry ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Sayangnya, nyawa Ferry tidak bisa diselamat dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit tepat sekitar pukul 18.00 WITA. Ferry meninggal dunia karena mengalami luka robek pada punggung belakang, luka lecet pada lutut dan kaki kiri, akibat sabetan senjata tajam.

Penulis : Redaksi

Editor : Supriadi Maud