Polisi Tutup Tambang Ilegal di Desa Botto, Sidrap

KabarMakassar.com, Sidrap — Aparat Polres Sidrap menutup paksa tambang liar golongan C berupa pasir dan sirtu di Desa Botto, Kecamatan Pitu ri Ase, Kabupaten Sidrap.

Polisi juga mengamankan pengusaha bernama Zainal bin Wa’ Kambe (45) bersama alat berat excavator.

Tambang liar yang sudah berjalan beberapa lama ini, sudah meresahkan warga sekitarnya, aktifitas alat berat dan lalulangnya mobil truk membuat warga terganggu.

Baca juga :   Stadion Barombong Gagal Rampung, Ini Kata Kadispora Sulsel

Tak hanya itu lingkungan sekitarnya juga dibuat rusak akibat penggalian pasir dengan alat berat. Zainal kemudian menjual pasir dari tambang liarnya Rp200 ribu untuk satu truk berisi pasir dan sirtu.

Keluhan masyarakat ini akhirnya ditanggapi oleh Polres Sidrap yang langsung melakukan penindakan dengan jalan menghentikan kegiatan tambang ilegal dan mengamankan alat berat yang tepergok melakukan penggalian pasir di lokasi tambang ilegal.

Baca juga :   Membangun Lingkungan Kerja Bebas Narkoba Demi Indonesia Emas

Aktifitas ini juga diduga sudah merugikan daerah. Hingga Kamis ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi di bagian tipiter Polres Sidrap. Dalam waktu dekat kasus ini segera dilimpahkan ke JPU untuk disidangkan. (*)

Penulis Budiman