Polisi Bergaya Preman Terancam Disidang Propam, Ini Sebabnya

Ilustrasi (ist)

KabarMakassar.com — Seorang oknum anggota Polres Gowa terancam disidang di Propam Polda Sulsel. 

Pasalnya, pelaku telah melakukan penganiayaan di jalan Beringin Timur Kecamatan Rappocini, Makassar, Sabtu 06 Januari lalu sekitar pukul 03.00 WITA.

Kejadian penganiayaan yang di lakukan oknum anggota Polres Gowa itu bermula dari kesalahpahaman terhadap pihak korban atas nama Muh. Saleh yang diduga telah menganiaya adik pelaku.

Namun, setelah dibawa ke kantor polisi dan dipertemukan dengan adik pelaku, korban mengaku tidak pernah berhubungan sebelumnya dengan Muh Saleh.

Muh. Saleh (31), korban tindakan represif dari oknum aparat kepolisian Polresta Gowa. Foto: Harlink

Saat ini korban telah melakukan upaya hukum dengan melampirkan salah satu pelaku berinisial AS  bersama dua pelaku lainnya yang diduga oknum anggota Polri.

Selanjutnya, akan di ditindak lanjuti pelaporannya di propam Polda Sul-Sel melalui tim kuasa hukum.

“Kami tidak terima tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisan, dan kami akan menempuh jalur hukum,” ungkap saleh Muh. Saleh, Rabu, 10 Januari 2018 malam.

Sementara, Ketua tim kuasa hukum, Muh Bahtiar Bakri yang dikonfirmasi terpisah mengaku akan segera menindak lanjuti laporan 2 x 24 jam di propam Polda Sul-Sel, sekaligus akan bertemu langsung dengan bapak Kapolda Sul-Sel agar kejadian seperti ini tidak berulang kembali terhadap warga sipil,

“Demi menjaga nama baik institusi Polri yang notabene adalah pengayom manyarakat kami tim kuasa hukum akan mendampingi kasus ini,” tutur pria yang akrab disapa Atho.

Sekedar diketahui, Muh Saleh telah diperiksa tim media di RS. Bayangkara atas penganiayaan yang dilakukan oknum polisi Polres gowa yang melakukan tindakan represif terhadap korban tersebut. (*)

Penulis Suharlim Syamsuddin

Baca juga :   Catat Tanggalnya, Gerakan "Aksi Kamisan" Perdana Di Makassar