Polda Sulsel Ditantang Eksekusi Anggota yang Terlibat Narkoba

Ilustrasi
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar —— “Jika ada oknum polisi yang terlibat harus ditindak tegas dan transparan, bukan dengan menutup-nutupi proses hukum yang berlangsung,” tegas Ketua Umum PP Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (GENETIKA), Djaya Jumain, Rabu, 13 September.

Ungkapan tersebut ditujukan kepada aparat khususnya polda Sulsel yang ditantang untuk menindak tegas oknum polisi yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika.

Djaya menyebut, sebagai penegak hukum, Polda Sulsel harusnya memberi contoh keseriusannya memberantas tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Genetika juga menyebut, Polda Sulsel seharusnya mengambil makna dari kalimat yang disampaikan oleh kepala BNN RI, Komjen Budi Waseso (Buwas). Dimana dengan tegas Buwas menyebut menyiapkan peluru untuk para pengedar.

“Jangan hanya warga sipil yang bisa dilumpuhkan dengan tembakan. Oknum polisi juga yang terlibat. Apalagi yang sudah kelas pengedar dan bandar,” tambahnya.

Sebelumnya Resnarkoba Polda Sulsel kembali menangkap oknum anggota polisi yang diduga terlibat tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Penangkapan tersebut dilakukan di BTN Sekkang Mas Kelurahan Watang Sawitto Kecamatan Watang Sawitto Kabipaten Pinrang.

Di dalam rumah oknum polisi itu ditemukan satu set alat isap sabu (bong), beberapa plastik sachet (kosong), satu timbangan digital elektronik, empat korek gas, uang sebesar Rp 9,5 Juta, dan satu kaca pirex.

“Jika melihat dari alat bukti yang ditemukan tersebut, jelas yang bersangkutan bukan kelas pemakai saja tapi sudah lebih dari itu,” pungkasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.