Prioritas Kampung JK, PLN Aliri 14 Desa di Bone

KabarMakassar.com, Bone — PLN Area Watampone meresmikan Proyek Listrik Desa yang dilaksanakan serentak untuk 14 lokasi Dusun dan Desa se-Kabupaten Bone yang dipusatkan di Kantor Desa Salebba Kecamatan Ponre.

Aliran listrik tersebut merupakan wujud kerja nyata PLN untuk terangi hingga ke pelosok di Sulawesi Selatan Lokasi Proyek Listrik Desa tersebut tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten Bone meliputi :

  1. DESA SALEBBA KEC. PONRE
  2. DESA LAMONCONG KEC. BONTOCANI
  3. DESA BATU PUTIH KEC. TELLU LIMPOE
  4. DUSUN TEKO –TEKO DS GAYA BARU KEC.TELLU LIMPOE
  5. DUSUN SULU BALA DS SAMAENRE KEC. TELLU LIMPOE
  6. DUSUN LAPPADATA DS MATTIRO BULU KEC. LIBURENG
  7. DUSUN ACIPINGE DS BUNE KEC. LIBURENG
  8. DUSUN LAPPA GALUNG DS TOMPOBULU KEC. LIBURENG
  9. DUSUN JATIE DS TUNRENG TELLUE KEC. SIBULUE
  10. DUSUN CAPPA UJUNG DS PATTIRO SOMPE KEC. SIBULUE
  11. DUSUN NIPA-NIPA DS PALLIME KEC. DUA BOCCOE
  12. DUSUN TIBOJONG DS CANI SIRENRENG KEC. ULAWENG
  13. DUSUN ENNUNGE DS WALIMPONG KEC. BENGO
  14. DUSUN KARAMAE DS MANERA KEC. SALOMEKKO
Baca juga :   FOTO : Edukasi Pasar Modal Terpadu di Makassar

Peresmian secara simbolis dilakukan oleh Kepada Dinas Perindustrian Drs.Andi Aswar didampingi Manajer PLN Area Watampone, Yuli Ashaniais dan Manajer PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Selatan, Syaifuddin.

Dalam rangka pembangunan jaringan proyek listrik masuk desa tersebut PLN telah membangun infrastruktur ketenagalistrikan berupa 45,56 kms panjang Jaringan Tegangan Menengah, 1.179 batang tiang, 19 buah Trafo Distribusi dengan kapasitas 925 kVA, dan 32,08 kms Jaringan Tegangan Rendah.

Total pelanggan yang dialiri dari proyek listik desa di 14 lokasi tersebut adalah 1.500 pelanggan serta tambahan daya tersambung pelanggan sekitar 1.300 kVA. Pembangunan jaringan di 14 lokasi listrik desa se-Kabupaten Bone dilaksanakan dalam jangka waktu kurang lebih 3 bulan.

Perjuangan PLN dalam melistriki desa tersebut terbilang cukup sulit. Beratnya medan membuat proses distribusi material tiang dan pemancangannya sering terkendala terutama di musim hujan. Antusiasme masyarakat terlihat untuk saat membantu PLN dalam mendistribusikan material. Bahkan khusus di Desa Salebba puluhan masyarakat turut serta 50-an membantu mobil pengangkut tiang yang terbalik saat mengantar tiang ke lokasi.

Baca juga :   Destinasi Wisata Bissoloro Resmi di buka

Kepala Dinas Perindustrian Drs. Andi Aswar menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas perhatian PLN untuk pembangunan Listrik Desa. “Kami berharap dengan hadirnya listrik dapat meningkatkan perekonomian dan PLN kedepannya dapat mengalirkan listrik ke seluruh masyarakat di Bone,” tandas Drs. Andi Aswar.

Manajer Area Watampone Yuli Ashaniais optimis dengan hadirnya Listrik Desa dapat membantu ekonomi masyarakat. “Sulitnya medan dalam pembangunan proyek Listrik Desa ini tidak menjadi penghalang untuk melistriki hingga ke pelosok serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” pungkas Yuli Ashaniais.

Baca juga :   Unhas Siap Jawab Tantangan Wirausaha Generasi Milenial

Pada kesempatan yang sama Manajer UP2K Sulsel Syaifuddin menyampaikan pembangunan listrik desa tersebut merupakan tugas untuk melistriki seluruh desa di tahun 2018. Beliau berharap agar masyarakat kooperatif untuk merelakan pohon yang berdekatan dengan jaringan untuk ditebang karena dapat menyebabkan listrik padam apabila menyentuh jaringan.

Setelah peresmian listrik desa tersebut saat ini tersisa 4 Desa yang belum terlistriki dan PLN Area Watampone dan PLN UP2K Sulsel bertekad untuk dapat menyelesaikan proyek listrik desa tersebut pada tahun 2018 mendatang sehingga 2018 dicanangkan sebagai tahun dimana 100% desa berlistrik di wilayah kerja PLN Area Watampone. (*/Rilis)