Pilkada Serentak 2020 di Sulsel, Makassar Masuk Zona Merah

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe saat melalukan kunjungan kerja ke Mapolres Sidrap, Jumat (6/3). (Foto: KabarMakasar/Sukardi)

KabarMakassar.com — Kota Makassar masuk dalam zona merah pada pelaksanaan Pilkada serentak 2020 mendatang. Hal itu disampaikan langsung Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe, di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Sidrap, Jumat (6/3).

Guntur mengatakan, pihaknya memprediksi akan ada sedikit gejolak yang terjadi pada tahapan pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di Makassar tahun ini.

“Sebenaranya tidak terlalu merah, tapi untuk saat ini memang diprediksi yang akan sedikit bergejolak itu di Kota Makassar,” kata Guntur.

Menurut Guntur, potensi gejolak tersebut sama dengan kondisi pada pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2018 lalu.

“Sebenarnya 2 tahun lalu atau tahun lalu juga demikian. Makasar memang masih menjadi sesuatu yang sebenarnya bukan keributan, tapi potensi akan bisa meningkat,” ujarnya.

“Apalagi saat ini belum ada kepastian berapa calon yang akan maju. Calon banyak, tapi yang sudah mendaftar belum ada. Belum jelas berapa orang,” tambahnya..

Meski begitu, Guntur meyakini potensi-potensi gejolak tersebut akan bisa diminimalisir dan diatasi.

“Insha Allah dengan adanya kerjasama yang baik, saya pikir ya mudahan tidak ada apa-apa,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Sukardi

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI