Peserta BPJS Kesehatan Cabang Makassar Capai 2,4 Juta Jiwa

peserta BPJS Kesehatan Cabang Makassar mencapai 2.450.618 jiwa

Kabar Makassar– Secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti program JKN-KIS BPJS Kesehatan mencapai 180 jiwa atau lebih dari 70 persen dari jumlah proyeksi penduduk Indonesia ditahun 2017.

Implementasi program JKN-KIS yang terbilang masih seumur jagung yakni 3,5 tahun nyatanya tidak hanya berdampak terhadap pelayanan kesehatan tetapi juga perekonomian.

Hal ini berdasarkan pada penelitian LMP FEB Universitas Indonesia, yang menyatakan kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar 152, 2 triliun. Angka ini diketahui atas peredaran JKN-KIS BJPS di seluruh Indonesia termasuk di Makassar, Sulawesi Selatan.

Untuk capaian JKN-KIS BPJS Kesehatan Cabang Makassar yang mencakup beberapa kabupaten diantaranya, Maros, Pangkep, Gowa, dan Takalar tercatat terus mengalami peningkatan.

Baca juga :   Peninjauan Mega Proyek ini, Batal Dikunjungi Jokowi

Hingga Juni 2017 jumlah, peserta BPJS Kesehatan Cabang Makassar mencapai 2.450.618 jiwa. Termasuk didalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan JKN-KIS oleh pemerintah kota Makassar sebanyak 157,289 jiwa, Pemda Maros tercatat 61,921 jiwa, Pemda Pangkep sebanyak 89,751 jiwa, dan Pemda Takalar sebanyak 60,334 jiwa.

Saat ini Kantor Cabang Makassar telah bermitra dengan 362 Faskes Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 123 puskesmas, 60 Dokter Praktik Perorangan, 31 Dokter Praktik Gigi Perorangan, dan 112 Klinik Pratama yang terbagi atas 75 klinik Pratama Swasta, 12 Klinik Polri, 25 Klinik TNI.

Baca juga :   Cegah Peredaran Narkoba Aktif, BNNP Sulsel Terus Bergerak

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Makassar juga telah bekerjasama dengan 43 Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRLT) yang terdiri dari 37 Rumah Sakit, 31 Apotek, serta 12 Optik.

“Ini adalah suatu komitmen dari pemerintah dalam menyukseskan Program JKN-KIS, selain dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan. Kami juga berharap agar pemerintah daerah juga mengoptimalkan baik itu sisi kualitas ataupun mutu pelayanan kesehatan serta cakupan kepesertaan sehingga dapat terwujud Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Makassar, Unting Patri Wicaksono Pribadi. Selasa 22 Agustus 2017.

Baca juga :   Bonus Demografi Bagaikan Pisau Bermata Dua

Berbagai kemudahan dalam pelayanan pun diberikan oleh BPJS Kesehatan seperti Kantor Layanan Operasional Kabupaten Kota, Website, Bank Mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Centre 1500400.