News

Pertina Sulsel Utus 12 Petinju Junior di Kejurnas Kupang

Pertina Sulsel Utus 12 Petinju Junior di Kejurnas Kupang

Kabar Makassar --- Usai mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Kapolri Cup di Jambi, Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Sulawesi Selatan (Pengprov Pertina Sulsel) kembali mengikutkan 12 petinjunya ke Kejurnas tinju junior yang akan berlangsung pada 1 sampai 7 Agustus di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari 12 atlet ini, lima diantaranya petinju putri dan tujuh lainnya petinju putra. Kejurnas ini akan diikuti seluruh provinsi di Indonesia karena merupakan kalender PP Pertina," jelas Ketua Pertina Sulsel Adi Rasyid Ali.

Delegasi atlet Sulsel dipimpin Ketua Harian Pertina Sulsel, DR Joni Muis MPd. Dosen di Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus sebagai manager tim di kejurnas ini. Sementara itu 12 petinju yang akan bertarung mengharumkan nama Sulsel di kancah Nasional akan didampingi tiga pelatih berpengalaman. Masing-masing Dufri Masihor, Abdullah Tabo dan Alan Oktavianus Tullalessy.

Petinju Sulsel yang akan berlaga di Kejurnas ini masing-masing tujuh putra dan lima putri. Tujuh atlet putra empat diantaranya mengikuti kategori youth dan tiga lainnya dikategori junior. Sementara di kelompok putri lima atlet meliputi tiga atlet dikategori youth dan selebihnya dikategori junior.

Petinju Sulsel yang akan turun di kategori youth yakni Holy Josua Masihor yang akan turun kelas 49 kilogram (Kg), Sandi Nirwana kelas 52 Kg, John Latuheru kelas 48 Kg, Muslimin Sugaito kelas 56 Kg.

Untuk petinju putra junior yakni Fatur Nurlatif kelas 60 Kg, Abraham Masihor kelas 56 Kg dan Ricky kelas 46 Kg.

Sementara di kelompok putri masing-masing di kategori youth adalah Hindriawati Haer kelas 51 Kg, Ayu 45 Kg, Marhayati 54 Kg dan dua lainnya dikategori junior yakni Nurul Annisa Amahoru 48 Kg dan Balqis 45 Kg.

"Atlet yang kita utus ini merupakan yang terbaik di kelasnya. Permainan mereka tidak kalah dengan peserta dari seluruh Indonesia. Hanya semangat dan mental mereka saat bertanding yang dibutuhkan. Soal strategi permainan saya kira tidak diragukan lagi," tegas ARA, sapaan Adi Rasyid Ali.

Meski begitu Pengurus Pertina Sulsel tidak terlalu muluk-muluk membebankan target kepada para atletnya. Alasannya karena kepengurusan Pertina Sulsel baru satu bulan bekerja setelah terpilih pada Musprov Pertina Sulsel, 13 Mei 2017 lalu. Sementara SK dari Pertina Pusat baru diterima akhir Juni lalu.

“Tapi melihat potensi dan prestasi para atlet selama ini kami yakin bisa membawa pulang dua medali, masing-masing satu putra dan putri,” kata Joni Muis.

Joni menambahkan di level Nasional petinju Sulsel baru saja menorehkan prestasi dengan meraih medali perak yakni di Kejurnas Kapolri Cup di Jambi melalui petinju Blasius Kuruop. Kejurnas ini diikuti petinju-petinju terbaik di Indonesia masing-masing di kelasnya.

“Padahal kepengurusan Pertina Sulsel di bawah kepemimpinan ARA baru berusia sebulan. Tapi atlet kami bisa bersaing di kejuraan ini dan meraih medali perak di kelas 64 Kg. Ini suatu kebanggaan bagi kami,” ujar Muis.

Keikutsertaan Sulsel di setiap kejuaraan di Indonesia merupakan salah satu program Pertina Sulsel periode 2017-2021. "Kami memang ingin mencetak petinju-petinju handal dari Sulsel. Karena itu kami berupaya tidak akan absen di setiap Event Nasional. Untuk agenda di Sulsel, tahun ini kami akan menggelar sejumlah kejuaraan di Sulsel. Bahkan akhir tahun Sulsel mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Kejurnas Tinju Wapres Cup,” papar ARA, sapaan Adi Rasyid Ali.(*)

Foto: Pertina Sulsel

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
%d bloggers like this: