Pertamina Serius Cegah Penyebaran COVID-19

Pengukuran suhu tubuh pekerja di lingkungan kerja PT Pertamina MOR VII, yang dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan penularan COVID-19. (IST)

KabarMakassar.com – PT Pertamina (Persero) memberikan perhatian cukup serius dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Coronovirus Disease (COVID-19). Salah satu cara yang diterapkan adalah pemberlakuan mekanisme kerja Work From Home untuk semua Unit Operasi termasuk Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, yang dimulai pada Senin (16/3).

Work From Home atau bekerja dari rumah masing-masing pekerja ini berlaku selama 14 hari kalender, yang diperuntukkan untuk semua pekerja termasuk yang dalam kondisi hamil atau menyusui, dan status pemulihan kesehatan khusus yang rentan terhadap penurunan imunitas atau berusia lebih dari 50 tahun.

“Harapannya bisa meminimalisir kontak langsung dengan pihak luar,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.

Meski demikian, masih menurut Hatim, khusus jajaran tim manajemen yang dipimpin General Manager Pertamina MOR VII serta Operation Head, akan tetap siaga mengatur jalannya operasional wilayah Sulawesi.

“Begitu juga dengan tim medis yang tetap disiagakan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Pekerja dengan jenis pekerjaan tertentu/ kritikal, terutama terkait pelayanan yang berhubungan langsung dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan energi pun tetap menjalankan tugasnya menyediakan dan mengantarkan BBM dan LPG, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan diri.

“Kami komit untuk tetap memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Hatim.

Hatim menjelaskan, langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengelola risiko terkait dengan potensi penyebaran infeksi COVID-19 di seluruh lini kegiatan operasional, dengan tetap memastikan proses bisnis berjalan baik.

“Kami akan memaksimalkan jalur video maupun teleconference sebagai media koordinasi guna meminimalisir kontak langsung antar pekerja di lingkungan MOR VII,” ucapnya.

Lebih jauh Hatim mengatakan, upaya lain yang juga telah dilakukan oleh Pertamina MOR VII dalam penanganan COVID-19 diantaranya: menyiapkan tambahan titik-titik untuk melakukan cuci tangan, pengukuran suhu tubuh pekerja yang tetap bekerja serta sebelumnya penyelenggaraan Healthy Talk Covid-19 di kantor unit dan sejumlah lokasi untuk menimbulkan kesadaran dan kesiagaan penyebaran COVID-19.

Selain itu, Pertamina MOR VII juga menyebarkan sejumlah informasi penting mengenai COVID-19 melalui jalur broadcast internal maupun social media.

“Hal ini dilakukan agar para pekerja dapat melindungi diri dari terpaparnya Coronavirus yang membahayakan kesehatan ini,” terangnya.

Hatim menambahkan, Pertamina MOR VII juga telah membentuk tim dalam penanggulanan dan pencegahan COVID-19 terutama di lingkungan kerja MOR VII.

“Sejumlah prosedur telah dibuat dalam upaya penanganan Coronavirus. Sistem pelaporan secara periodik juga telah dijalankan untuk memonitor setiap pekerja agar tetap dapat dipantau kondisi kesehatannya,” tutup Hatim.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI