Perpanjangan IMTA Makin Diperkuat dalam Perda 5/2012

Kabar Makassar —– Maraknya ilegalitas pekerja asing di Kota Makassar membuat pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar mulai memberlakukan retribusi retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) sejak Maret lalu.

Bahkan para dewan melalui Perda telah disetujui melalui Perda No 5/2012 tentang perizinan tertentu dalam rapat Paripurna di Kantor DPRD Makassar. Selasa, 16 Mei.

Baca juga :   Perlunya Sinergi Masyarakat & Pemerintah dalam Penanganan Penyalahgunaan Narkoba

Juru bicara fraksi PAN Makassar, Hasanuddin Leo mengatakan, rencana perubahan perda ini memicu muncul retribusi baru, seperti retribusi perpanjangan IMTA.

“Menjadi peluang bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menambah pundi-pundi PAD,” katanya.

Sebelumnya, Kabid Penempatan Kerja dan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Makassar, Rahmat Mappatoba, mengatakan, jika Perda ini efektif, ada dampak yang sangat baik bagi Kota Makassar. Yakni adanya pendapatan baru melalui retribusi perpanjangan Imta.

Baca juga :   Peran Orang Tua dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba

Retribusi untuk perpanjangan Imta telah diatur dalam PP no 97 tahun 2012 yang dikuatkan dengan Permenaker 16 tahun 2015.

“Selama ini retribusi perpanjangan Imta masuk langsung kas Kementrian Keuangan, Nah, jika sudah ada Perdanya, otomatis retribusi perpanjangan Imta akan menjadi pendapatan daerah di Makassar,” ujarnya.

[divider sc_id=”sc532906693959″]divider-3[/divider]

[team layout=”2″ staff=”489″ sc_id=”sc195323312370″]