News

Permainan Tradisional yang Hilang Karena Gadget

Permainan Tradisional yang Hilang Karena Gadget

Kabar Makassar-- Perkembangan teknologi saat ini memang memiliki banyak manfaat, tapi bagi anak anak perkembangan ini menyebabkan si anak tidak lagi mengenal permainan permainan lain, terlebih permaina tradisional.

Saat ini handphone, android ataupun gadget telah menjadi sesuatu yang menjadi kebutuhan ditengah masyarakat.

Sangat jauh berbeda dengan pada zaman 90 an dimana saat itu yang paling canggih adalah telegram atau surat menyurat.

Selain itu, berbagi permainan yang berhubungnan langsung dengan alam pun dapat dimainkan dengan bebasnya.

Berikut beberapa permainan sederhana tahun 90 an yang terlupakan karena kehadiran gadget.:

1. Engklek

Permainan lompat ini membutuhkan konsentrasi dan kekuatan kaki. Engklek dimainkan oleh dua sampai lima orang yang bergantian.

Cara bermainnya dengan menggambar sembilan kotak kotak dilatar. Kotak kotak yang terdiri dari tiga buah kotak horisontal, lalu disambung tiga kotak vertikal, setelah itu ditambah satu kopta diatasnya dan terakhir dua kotak horizontal.

Satu persatu pemain melompati kotak tersebut dari awal hingga terakhir.

Melompatnya harus menggunakan satu kaki, jika terjatuh maka harus menaruh batu disalah satu kotak terakhir sebagi tanda untuk mengawali giliran.

2. Gundu atau Kelereng

 

Gundu merupakan kelerang yang bentuknya seperti kaca bening dan biasanya yang memainkan adalah anak laki laki.

Untuk memainkan permainan ini cukup mudah karena hanya menyentil kelereng yang miliki kita dan harus mengenai kelereng lawan.

Jika ada beberapa gundu yang kena dengan gundu lawan, maka gundu lawan akan menjadi milik kita. Permainan ini bisa dimainkan dua sampai tujuh orang.

Saat ini permainan ini sudah sangat jarang ditemukan sehingga penjual gundu juga hampir sudah tidak ada lagi.

3. Bentik atau gatrik


Permainan ini menggunkan dua batang kayu lurus dengan ukuran panjang dan pendek. Batang kayu panjang berukuran sekitar 30 sampai 35 cm sedangkan yang pendek berukuran 10 sampai 15 sm.

Jumlah pemainnya minimal empat orang yang dibagi menjadi dua grup yaitu grup pemukul dan penangkap.

Jika grup pemukul tidak bisa memukul dengan benar atau batang yang pendek tertangkap maka pemukul harus mengendong orang yang menangkap.

Permainan ini membutuhkan konsentrasi tinggi dan ketangkasan, apabila kurang konsentrasi bisa jadi kayu yang terlempar mengenai kepala atau wajah.

4. Gasing

Ini adalah permainan zaman kuno yang masih ada hingga saat ini, bentuknya seperti kerucut pipih yang ditengahnya terdapat tali yang dililitkan dan diikat pusatnya.

Jika tali dilempar dengan benar maka gasing akan memutar seimbang. Permainan ini tidak sulit namun butuh kekuatan untuk melemparnya, karena jika ragu untuk melemparnya maka gasing cepat jatuh..
Gasing terkadang akan berbenturan dan berheti berputar.

Pemenang ditentukan ketika gasingnya berputar paling lama.

5. Meriam Bambu


Permainan ini biasanya hanya dimainkan oleh anak anak pada bulan ramadhan. Permainan ini juga bisa disebut meriam karena suaranya cukup keras.

Bambu yang digunakan adalah bambu dengan diameter kurang lebih 10 cm dan memiliki ketebalan minimal 1 cm.

Bambu dilubangi ruasbagian tengah sampai ujung dan pada ruas terakhir diberi lubang kecil untuk menyulut sumbu api.

Permainan ini kini sudah jarang dimainkan oleh anak anak apalagi di zaman yang sudah modern seperti sekarang.

6. Lompat tali
Permainan lompat tali memang sangat popular bahkan sampai sekarang. Berbagi variasi bisa dikembangkan antara lain mengatur ketinggian tali lalu dilompati.

Permainan ini membutuhkan kekuatan stamina dan kekuatan kaki, disamping itu juga membutuhkan kerjasama yang baik antar teman sepermainan.

7. Balon tiup


Balon tiup pernah menjadi permainan favorite, permainan ini biasa dijual abang abang keliling. cara mainnya gampang, tinggalmengeluarkan cairan balonnya ke sedotan kecil, terus tiup pelan pelan karena balonnya agak rapuh.

8. Tepok Tazos


Permainan ini banyak dimainkan oleh anak laki laki. Tazos ini banyak macam gambarnya, Jadi cara mainnya saling tepok tazos dengan kuat.

9. Berbie Kertas/bongkar pasang

Banyak yang menyebut mainan ini orang orangan kertas. Jadi ada gambar orang, biasa berwujud sailormoonatau barbie yang bias dipakaikan baju. Bajunya juga bermacam macam.

10. Ular tangga
Permainan yang menggunakan dadu ini memang menjadi favorite dikalagan generasi tahun 90 an. Permainan ini biasa dimainkan du sampai 4 orang.

11. A B C lima dasar
Permainan ini mengasah kemampuan berpikir, siapa cepat dia dapat. Topiknya juga bisa ditemtukan, dari nama hewan, tumbuhan hingga nama artis. Dan setiap orang tidak boleh menyebutkan nama yang sama.

12. Layangan
Main layangan dilapangan membuat kebahagiaan tersendiri bagi yang memainkannya. Kalau layangannya putus dikejar rame rame keliling kampung.

14. Congklak
Mainan ini perlu strategi agar bisa menang. Congklak biasanya dimainkan oleh ank perempuan. (Berbagai Sumber)

Arini Wulandari

Journalist

Aktifis mahasiswi ini mulai aktif menulis sejak 2014 lalu. Kemampuan komunikasi personalnya di ekspresikan dalam bentuk karya jurnalistik.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close