Perkuat FAI, UIT Makassar Jajaki Kerjasama MUI Sulsel

KabarMakassar, — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding atau MoU dengan Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar untuk peningkatan kapasitas Fakultas Agama Islam.

“Bahwa MoU ini di lakukan dalam rangka peningkatan kapasitas Fakultas Agama Islam kita, terutama dalam Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat di luar dan juga bisa bekerja sama dengan Dosen-dosennya dalam hal pengembangan syiar Islam. Karena kita ingin bagaimana mahasiswa memburu dari bidang Ilmu pengetahuan dan tekhnologi tetapi juga tidak melupakan ketakwaannya kepada Tuhan yang Maha Esa.” ungkap Basri Wello.

Terkhusus kepada Fakultas Agama Islam, dia berharap kepada para Dosen dan juga masyarakat dapat bekerja sama dalam mencounter isu-isu yang merusak anak muda.

Saat ini, lanjutnya pihaknya di serang dengan isu-isu yang massive dari medsos dan tentu akan melawan ini dan harus massive pula, karena ini bukan hanya tangggung jawab MUI tetapi ini adalah tanggung jawab semua yang terlibat hari ini

Baca juga :   Mahasiswa Jangan Mau Dijajah Sosmed

“Kita lihat anak anak kita yang di serang secara massive dari medsos seperti video porno, Bullying, sampai terjadinya dekadensi moral dan sebagainya. Sehingga perlunya kita mengajarkan kepada anak anak untuk tidak melakukan itu, kita harus membangun self control dari internal, mengajarkan anak anak melihat dari segi cultural dan dari segi religius,” lanjut Basri.

Selanjutnya ia pun menjelaskan terkait isu yang sampai hari ini masih menyerang UIT.

“Ya, saya kira ini kita perlu waktu dan itulah kita melakukan konsolidasi kedalam ke internal kita dulu karena yang banyak menyerang itu kan dari internal juga, sehingga kita perlu melakukan counter terhadap itu, makanya kita sangat massive sekali memberitakan UIT ini ke medsos, kalau ada Mahasiswa yang memposting yang mengatakan ini tidak dilakukan ini tidak dilakukan, ya bagaimana tidak sementara Prodi ini baru saja terakreditasi, dan ini kan tandanya kita ini berjalan di atas jalan yang benar, kalau tidak benar bagaimana mungkin Prodi kita bisa di akreditasi? Pasti di tolak kalau tidak benar. Nah kalau soal kekurangan di sana sini, biar itu yang akreditasi A pasti juga punya kekurangan iya kan?, apalagi kita yang swasta begini. Cobalah lihat itu kampus Negeri, apakah di sana yang terakreditasi sudah seratus persen tidak punya kekurangan? Pasti punya kekurangan,” tutup Basri Wello

Baca juga :   Unhas Mewisuda 1.205 Alumni Program S-1

Apalagi yang swasta, lanjutnya kampus ini butuh waktu pembenahan yang dimulai dari infrastruktur, kemudian kegiatan ekstrakurikuler, dan sekarang ini kegiatan ekstrakurikulernya mahasiswa UIT itu.

Rapat Koordinasi Bidang Informasi Dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel dengan tema Optimalisasi Peran MUI dalam Pembinaan Keutamaan di Sulawesi Selatan pada Sabtu 2 Desember 2017

Baca juga :   Redaktur Tempo Bongkar Pendanaan Investigasi di Makassar

Agenda ini pun dirangkaikan dengan Seminar yang Temanya “Hidup sehat dengan Produk Halalan Thoyyibah dan Tenteram dalam Muamalah Tanpa Hoax,”

Penulis Baba Duppa