News

Peringatan Ramen Instant Korea oleh BPOM

Peringatan Ramen Instant Korea oleh BPOM

Kabar Makassar -- Makanan dari negara lain memang kadang menggiurkan selera. Penyajian dan rasa tentu menjadi dorongan tersendiri yang menggelitik rasa penasaran kita untuk sekedar mencoba.

Ramen, mie ala Asia yang populer di Jepang dan Korea ini memiliki banyak penggemar di dalam negeri. Mie yang disajikan dalam porsi besar ini sangat sering muncul dalam film atau animasi negeri sakura.

Meski tidak muncul dalam drama Korea tapi ramen dari negeri gingseng ini menajdi salah satu yang sangat digemari bagi para pecinta mie yang ada di dalam negeri. Bukan karena banyaknya restoran Korea yang bertebaran tapi karena mudahnya mendapatkan ramen instant di toko-toko swalayan.

Mie instant memang sangat mudah untuk dinikmati. Tidak hanya pilihan rasa yang sangat beragam tapi juga untuk memasaknya tidak membutuhkan waktu lama dan penyajian yang praktis menjadi poin lebih.

Salah satu merk terkenal dari ramen Korea di masyarakat adalah Samyang. Ramen yang sangat digemari karena cita rasa pedasnya yang khas ini menjadi pilihan utama bagi para pecinta mie instant Korea.

Memilih mie instant untuk dinikmati tentu bukan hanya soal rasa saja. Kandungan dari mie instant menjadi sesuatu yang harus dipertimbangkan. Mie instant impor dari negara-negara asia yang banyak beredar tidak serta-merta bisa dinikmati semua kalangan, terutama bagi mereka yang muslim.

Pada tanggal 15 Juni 2017, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia mengeluarkan surat edaran yang berisikan list merk ramen Korea yang tidak memiliki sertifikasi halal.

Dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk pangan yang tidak memnuhi ketentuan. BPOM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga mengandung babi atau turunannya berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mie instant asal Korea.

Beberapa produk menunjukkan hasil positif mengandung fragmen DNA spesifik babi namun tidak mencantumkan peringatan "Mengandung Babi" pada label.

Produk tersebut adalah sebagai berikut:
1. Samyang - Mi Instan U-dong
2. Nongshim - Mi Instan (Shin Ramyun Black)
3. Samyang - Mi Instan rasa Kimchi
4. Ottogi - Mi Instan (Yeul Ramen)
keempat produk tersebut adalah merek dagan yang diimport oleh PT. Koin Bumi.

Sehubungan dengan hal tersebut, BPOM telah memerintahkan Importir untuk melakukan penarikan produk-produk tersebut dari peredaran. Sanski yang diberikan berupa pencabutan nomor ijin edar karena tidak sesuai dengan ketentuan dan Public Warning di laman BPOM.

Penulis: Rahmat Latang Reppa

Foto: Wagamama

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close