News

Penjual Ikan, Sukses Jadi Pengusaha Angkutan

Penjual Ikan, Sukses Jadi Pengusaha Angkutan

Kabar Makassar --- Mantan kapten kesebelasan tim juku eja ini tak disangka mampu menjadi pioner bisnis logistik di timur Indonesia. Tak heran, jika DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Sulselbar menobatkannya sebagai Tokoh Penggerak Logistik di Sulawesi Selatan.

Pria kelahiran Bulukumba, 13 Maret 1962 ini mengaku pernah menjadi penjual ikan. Setelah itu dia dipanggil bergabung di tim sepakbola PSM Makassar dan akhirnya dipercaya menjadi kapten tim sepakbola kebanggaan kota ini.

Dari pengalaman itulah, dirinya mulai mengenal bisnis transportasi. Bermula dari jualan ikan hingga menjadi seorang pengusaha yang mampu menguasai bisnis jasa angkutan logistik dari pelosok pedesaan hingga ke wilayah lainnya di timur Indonesia.

Hanya berbekal pengalaman mengelola tim kesebelasan sepak bola kebanggaan Makassar. Lulusan Fakultas FPOK Kampus IKIP Makassar ini memperlihatkan kemampuannya membangun teamwork yang solid dalam pengembangan bisnis angkutan di Bosowa Group.

Kemampuan inilah yang membuat pemilik Bosowa Grup, Aksa Mahmud memberikan kepercayaan sebagai Direktur Perusahaan Amal Taksi.

"Pada usia 27 tahun, Pak Aksa Mahmud memberikan kepercayaan kepada saya menjadi direktur Bosowa Taksi. Saya menjadi direktur termuda di kala itu," ucap pria yang akrab disapa Sumirlan ini. Sejak saat itu, karir Sumirlan terus beranjak naik. Mulai dari mengelola 300 unit mobil angkutan logistik dengan 1.000 lebih sopir.

Ketika itu, dirinya diberikan kepercayaan sebagai Direktur PT. Malomo dibawah bendera perusahaan raksasa Bosowa Grup. "Banyak suka duka yang saya lalui. Bagaimana mengurus ratusan unit kendaraan hingga menghadapi berbagai macam karakter sopir angkutan," ujarnya

Dia menceritakan, tantangan mengelola bisnis angkutan itu cukup berat. "Sudah biasa kalau kita harus bangun tengah malam urus muatan. Belum lagi kalo sopir mengalami masalah Itu hal yang sudah biasa kami hadapi," ucapnya.

Di sela-sela kesibukannya sebagai Direktur Comercial PT. Semen Bosowa saat ini. Sumirlan menceritakan banyak tantangan diperolehnya ketika diberi kepercayaan langsung dari pemilik menara Bosowa, salah satu gedung tertinggi di Makassar.

Sumirlan yang sebentar lagi memasuki masa pensiun itu mengaku berupaya terus menjaga kepercayaan yang diberikan tokoh Sulsel, Aksa Mahmud itu "Saya tidak pernah berpikir bisa berkarir sampai sejauh ini. Melalui tangan beliau lah saya bisa menduduki posisi strategis dan memiliki karir sampai ke direksi. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Aksa dan keluarga besarnya yang memberikan kepercayaan yang besar kepada saya," ujar Ayah sepasang putra dan putri ini.

Suami dari Hj. Jumria ini tak menyangka jika pemilik perusahaan semen terbesar di timur Indonesia itu memberikan kepercayaan yang begitu besar kepada dirinya. "Saya ini hanya sarjana pendidikan olahraga. Pak Aksa Mahmud memiliki feeling yang bagus. Sportifitas yang dimiliki olahragawan seperti saya ternyata beliau yakini bisa mengurus manajemen perusahaan," ujarnya.

Selama 27 tahun berkecimpung di bisnis transportasi, dirinya tak pernah sekalipun bermasalah dengan audit keuangan. Dia berharap amanah ini bisa dijaga hingga masa pensiunnya nanti. "Alhamdulilah, selama 27 tahun lebih karir saya. Belum sekalipun saya bermasalah dengan audit keuangan. Mudah-mudahan ini terjaga hingga masa pensiun saya," urainya.

Direktur Club PSM Makassar Periode Tahun 2015 - 2017 ini membeberkan tips sukses dirinya selama berkarir di bisnis jasa angkutan. "Saya mengelola manajemen itu seperti bermain sepak bola. Orang keuangan dan manajemen adalah penjaga gawangnya. Sedangkan tenaga teknis dan operasional itu seperti back dan gelandang. Mereka menjaga pertahanan. Posisi striker itu para sopir angkutannya," urainya.

Dia mengaku ujung tombak serangan itu ada di para sopir angkutan itu. Bayangkan saja, ucap dia kalau terjadi kecelakaan atau ada masalah dengan sopir. "Bisnis ini akan bermasalah juga. Sebagai seoramg pemimpin kita harus bisa menghadapi resiko dan mencari solusi terbaik. Itu wajib dilalui sebagai seorang direktur," ungkapnya.

Direksi PT. Semen Bosowa ini juga tengah dipercaya memegang amanah sebagai Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Truck Indonesia (Aptrindo) Sulawesi Selatan. Dia berharap amanah ini bisa sinergi dengan lintas asosiasi logistik lainnya seperti Organda Sulsel dan DPW ALFI/ILFA Sulselbar.

"Melalui sinergitas lintas asosiasi angkutan ini, kami bisa meningkatkan kapasitas dan pelayanan jasa logistik hingga di pelosok-pelosok di Sulsel," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya adanya rencana operasional Pelabuhan Bosowa di Barru dalam waktu dekat ini. Bisa memangkas biaya distribusi logistik sehingga harga-harga komoditas unggulan daerah ini bisa lebih murah di pasaran.

"Kemungkinan tahun ini pelabuhan Barru akan segera beroperasi. Kapal-kapal besar akan sanda, karena pelabuhan itu memiliki kedalaman 15 meter," ujarnya.

Dia berharap, kehadiran pelabuhan Bosowa bisa sejalan dengan peningkatan infrastruktur jalan. Dan mendorong pemda setempat membuka pelabuhan-pelabuhan lain di Sulsel.

"Keberadaan pelabuhan itu sangat penting. Bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah. Mampu menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan ekonomi daerah. Sebaiknya para Bupati/Walikota memperbaiki dan mengoptimalkan potensi pelabuhan mereka," ucapnya.

PROFIL SINGKAT

Nama Lengkap        : Drs.H.Sumirlan

Tempat/Tgl Lahir  : Bulukumba, 13 Maret 1962

Jabatan                     : Direktur Commercial

Perusahaan.             : PT. Bosowa Semen.

Alamat                       : Komp. Perumahan Bosowa, Jalan Teduh Bersinar Blok L No. 7 Makassar

Pendidikan

  • SD. No. 4 BULUKUMBA
  • SMP NEGERI 01 BULUKUMBA
  • SMU NEGERI 01 BULUKUMBA
  • FPOK KEPELATIHAN, IKIP MAKASSAR

Pengalaman Kerja :

  • DIREKTUR TAKSI BOSOWA (1992 - 2001)
  • Direktur MERPATI SBY (1992 - 2001)
  • Direktur AMAL TAKSI (1992 - 2001)
  • Direktur Comercial PT. Bosowa Semen Group (2015 - 2017)
    • Perusahaan Bongkar Muat PT. MALLOMO
    • PT. LAGALIGO - Perusahaan Kapal Laut Bosowa Grup

Pengalaman Organisasi / Olahraga :

  • Direktur Club PSM Makassar
  • Wakil Ketua Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Sulsel
  • Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Sulsel
  • Pembina DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder (ALFI/ILFA) Sulselbar
  • Pembina DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sulsel
  • Pembina DPC Indonesia National Shipowner (INSA) Makassar

Nama Keluarga :

Nama Istri           : Hj. Jumria

Anak Pertama    : Muh. Try Utama Putra

Anak Kedua        : Dwi Utami Putri

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close