News

Penemuan Obat Terlarang di Makassar, Danny Akui Kurang Pengawasan

Penemuan Obat Terlarang di Makassar, Danny Akui Kurang Pengawasan

Kabar Makassar -- Terkait ditemukannya obat-obatan berupa PCC sebanyak 29.000 butir di jl. Korban 40.000 jiwa, Walikota Makassar angkat bicara.

Hal ini disampaikan dalam wawancara di halaman kantor walikota Makassar pada Rabu, 20 September 2017, mengatakan bahwa ditemukannya beberapa obat terlarang tersebut menandakan kurangnya pengawasan.

"Sistim pengawasan harus ditingkatkan dan keamanan harus disempurnakan," tegas Danny.

Beliau juga mengungkapkan kelatahan masyarakat terkait penemuan obat PCC, "Jangan sampai kita latah karna ada PCC, ada yang lain kita latah lagi. Semuanya tanpa terkecuali kita atasi narkoba, sejenis narkoba, lem dan lain-lain," lanjut Danny.

Moh. Ramdhan Pomanto yang kerap disapa 'Danny' ini juga melibatkan masyarakat agar segera melaporkan jika ada truk-truk yang terkait penggelapan obat-obatan terlarang.

"Saya sudah perintahkan RT/RW lewat lurah, saya sudah perintahkan sekolah-sekolah, dan ormas-ormas untuk melaporkan jika ada truk-truk besar yang kelihatan tertutup."

Beliau juga mengungkapkan jangan sampai ada pihak-pihak yang sengaja ingin merusak moral bangsa.

"Jangan sampai ini menjadi sebuah proxy dimana orang sengaja melemahkan kita," tuturnya.

Penulis: Sriwati Ilyas
Foto Walikota Makassar, Danny Pomanto oleh Sriwati Ilyas

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close