Pemprov Sulsel Bantah Pengerukan Pasir Laut di Takalar

Ribuan warga galesong melakukan aksi unjuk rasa di halaman depan kantor DPRD SulSel jalan Urip Sumohardjo Makassar, Kamis (6/07). Aksi kali ini menuntut DPRD dan Gubernur SulSel untuk mencabut izin tambang pasir di galesong yang kian meresahwakn warga.

Kabar Makassar — Pemerintah Provinsi Sulsel, melalui Dinas Lingkungan Hidup membantah aktifitas pengerukan pasir Laut di Kabupaten Takalar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulsel, A. Hasbi Nur yang menyatakan adanya pengangkutan pasir laut ke kawasan CPI itu bukan melalui proses pengerukan tapi penghisapan.

“Kalau mengeruk itu akan membuat kekeruhan nah sedangkan ini dihisap bahkan kemungkinan tidak ada tanahnya dan itu hanya 1 meter dan dihisap langsung dan bukan pengerukan. Kemudian penghisapan itu bukan sampai 10 meter maksimal 1 meter itu mekanismenya,” kata A. Hasbi Nur. Kamis, 6 Juli 2017.

Baca juga :   Sopir Angkutan Antar Daerah Ikuti Tes Kesehatan dan Urine

Ia melanjutkan, bahwa apa yang di tuduhkan dan di komplainkan oleh warga itu memang hal yang benar, bahkan jika dilihat soal abrasi itu lebih banyak dilihat secara teoritis.

“Didalam dokumennya sudah jelas semua, apa yang dilakukan pemerintah, ada juga pengawasan yang dilakukan jadi mekanismenya harus sesuai dengan aturan dan disana itu yang dilakukan hanya penghisapan pasir dengan kedalaman 1 meter,” jelasnya.

Baca juga :   Partai Ini Ditetapkan Memenuhi Syarat, Begini Kata Ketuanya.

Foto: Imran

[divider sc_id=”sc1298389511662″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”1694″ sc_id=”sc642533887325″]