Pemkot Makassar Siapkan 10.000 Rapid Test pada 47 Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah T Azikin. (IST)

Kabarmakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan 10000 rapid test pada 47 Puskesmas se-Kota Makassar. Penyediaan rapid test ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap warga yang terinfeksi Covid-19. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisiyah Tun Asikin Jumat,(1/5).

“Silahkan melakukan pemeriksaan rapid test di 47 puskesmas, mudah-mudahan dengan pemeriksaan rapid test yang disiapkan oleh Pemkot melalui inisiasi langsung dari Pak Pj Walikota yang telah menyiapkan 10000 rapid terst dapat membantu untuk mendeteksi dini,” kata Naisiyah Tun Asikin.

Walau demikian, Naisiyah Tun Asikin mengatakan bahwa rapid test ini diutamakan bagi warga yang telah melakukan kontak dengan positif Covid-19, ODP dan PDP.

“Jika pada rapid test positif kita akan lanjutkan 10 hari kemudian kemudian, kalau masih positif kita akan masuk pada tahap pemeriksaan SWAB. Ini terutama untuk mendeteksi secara dini apabila ada kontak ODP, PDP, dan kontak serumah yang positif yang tidak memiliki gejala,” ungkapnya.

Menurutnya, pemeriksaat rapid test ini harus melalui serangkaian tes yang bertahap. Ia berharap ke depan tidak ada lagi kasus positif yang tidak terdeteksi. “Ini kan fenomena gunung es, ada banyak kasus yang belum terdeteksi karena tidak tau mau periksa dimana. Jika terdeteksi sekarang sehingga betul-betul terjadi pemutusan mata rantai” jelasnya.

Diketahui update kasus positif Covid-19 di Kota Makassar Jumat, (1/5) pukul 11.00 WITA mencapai 367 orang yang tersebar pada 5 kecamatan dengan kasus tertinggi diantara tanya Tamalate 47 kasus, Panakukang 38 kasus, Rappocini 36 kasus, Biringkanaya 26 kasus dan Manggala 23 kasus dengan 93 dinyatakan sembuh, 28 meninggal dan 246 masih dalam perawatan.

Reporter :

Editor :

Herlin

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI