News

Pemkot Makassar Denda yang Beri Uang ke Pengemis

Pemkot Makassar Denda yang Beri Uang ke Pengemis

Kabar Makassar --- Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Mukhtar Tahir mengatakan pihaknya akan memberlakukan larangan memberi uang pada anak jalanan, gembel dan pengemis (gepeng), dan pedagang asongan di sejumlah titik lokasi Kota Makassar.

"Sebenarnya ini sudah lama diberlakukan. Sejak dua tahun lalu, itu sudah tercatat dalam Perda (Peraturan Daerah) nomor 2 tahun 2008 tentang Pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis, dan pengamen di Kota Makassar," jelasnya.

Adapun aturan baru yang akan diberlakukan pihaknya, yakni adanya denda sebesar Rp 1,5 Juta setiap kali ada orang kedapatan memberi kepada gepeng maupun pedagang asongan lainnya.

"Kita akan bentuk tim khusus untuk ini," katanya.

Selain pemberlakuan denda, Dinas Sosial Kota Makassar juga melakukan penyisiran anak jalanan, pedagang asongan, dan gepeng melalui satuan petugas Saribattang.

Sementara itu, salah seorang pedagang tisu di jalan, Inna (13) mengaku penangkapan yang dilakukan Dinas Sosial Makassar terhadapnya bersama teman-teman dianggap tidak memberikan solusi, selain hanya melakukan asesmen.

"Baru kalau sudah ki' di data, na lepas meki, baru jualan (tisu) ta' na ambil. Tidak na kasih apa-apa," tuturnya kepada Kabarmakassar.com.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 66.780 atau 4.56 persen masyarakat miskin di Kota Makassar di tahun 2016. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2015 lalu yang hanya sebanyak 63.240 atau 4,38 persen.

Foto: Int.

Marwah Ismail

Journalist

Pewarta yang telah memiliki sertifikasi "Jurnalis Muda" dari Dewan Pers. Mahasiswi Jurusan Broadcast Universitas Fajar ini aktif menulis sejak 2013 lalu.

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close