Pemkot Gunakan ATCS Kendalikan Kemacetan Kota Makassar

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang meresmikan peluncuran pengoperasian ATCS (Area Traffic Control System).

KabarMakassar.com — Kemacetan masih menjadi polemik di kota Makassar. Pelebaran volume jalan juga sudah di upayakan namun masih di dapati tumpukan kendaraan di jalan raya. Perilaku masyarakat yang kurang disiplin dalam berkendara di tambah makin banyaknya jumlah kendaraan yang kurang sebanding dengan ruas jalan mendesak pemerintah untuk mencari solusi agar bisa meminimalisir kemacetan.

Perbaikan manajemen lalu lintas kini sedang di galakkan pemerintah kota Makassar melalui Dinas Perhubungan Kota Makassar. ATCS (Area Traffic Control System) di harapkan mampu menjadi jawaban akan kesembrawutan di jalan raya. Hal ini tentunya seiring dengan perkembangan teknologi dewasa ini.

Lounching pengoperasian ATCS di Kota Makassar di lakukan di lantai I kantor Dinas Perhubungan Kota Makassar di Jalan Malengkeri, Sabtu (4/12). Turut hadir Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Kadis Perhubungan Kota Makassar Mario Said, Direktur Angkutan Jalan Ditjenhubdat Ahmad Yani, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XIX Provinsi Sulselbar Supriyo Adi Pracoyo, Dirlantas Polda Sulsel, Kasatlantas Polres Pelabuhan serta para Kepala SKPD Kota Makassar.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang meresmikan peluncuran serta menyaksikan secara langsung pengoperasian ATCS tadi berharap agar program ini bisa di sinkronkan dengan CCTV yang berada di war room kantor balaikota Makassar.

“Program ini di desain sebagai mekanisme berlalu lintas yang baik. Selain itu, ada CCTV yang di tempatkan di war room kantor Balaikota. Saya berharap ini bisa di sinkronkan dengan baik dan tentu membutuhkan komunikasi serta kerja sama yang maksimal juga”,pungkas Iqbal.

Menanggapi hal tersebut, Kadishub Kota Makassar Mario Said mengatakan akan siap untuk bersinergi dengan petugas di war room demi tercapainya kelancaran lalu lintas.

“Apapun yang bisa membuat lalu lintas ini bisa berjalan lancar akan kami dukung, termasuk sinergitas antara Dinas Perhubungan dengan petugas di war room. Ini nantinya akan menjadi tim solid”,ujar Mario.

Sementara itu, Kepala BPTD wilayah XIX Provinsi Sulselbar Supriyo Adi Pracoyo mengatakan dari 19 simpang yang ada di Makassar baru 4 simpang yang bisa di koneksikan.

“Kami mohon maaf karena dari 19 simpang baru 4 yang kami bisa koneksikan yakni di Jalan Veteran-Landak, Jalan Bawakaraeng-Gunung Latimojong, Jalan Veteran-Kerung-kerung, dan Jalan Veteran-Bawakaraeng. Tiap simpang ini akan di lengkapi 5 CCTV pada tiap simpangnya”,tuturnya.

Ada banyak hambatan yang di hadapi pada proses pengoperasian hingga akhirnya ACTS baru bisa di lounching di tahun 2020 ini.

Reporter :

Editor :

Fritz V Wongkar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI