Pemkab Takalar Lakukan Verifikasi Lapangan Pemekaran Desa Lantang dan Desa Barugaya

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus melakukan verifikasi lapangan melakukan pemekaran desa. Terbaru dilakukan di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan dan di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Jumat (5/6) kemarin.

Kabag Pemerintahan Pemkab Takalar, H. Zulkarnain mengatakan Desa Lantang akan dimekarkan menjadi Desa Lantang dengan jumlah kepala keluarga 653 dan Desa Kalelantang yang berpenduduk 625 kepala keluarga.

Kata dia, persiapan pemekaran desa ini diusulkan oleh Desa Lantang sebagai desa induk yang menjadi dasar untuk dilakukan tindaklanjut.

“Walaupun kita telah membentuk desa baru, bukan berarti kita akan meninggalkan desa induk dan kita tetap mengusulkan hasil verifikasi ini ke Pemprov Sulsel untuk menjadi desa defenitif,” kata H. Zulkarnain.

Sementara untuk pemekaran Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) akan terbagi menjadi Desa Barugaya dan Desa Tarang Toaya.

Kata dia, Desa Barugaya sebagai desa induk berpenduduk 1519 jiwa atau 448 kepala keluarga terdiri dari empat dusun yakni Jenemaeja, Jambua, Karemanempasa, dan Karepattodo.

“Untuk desa pemekaran akan dihuni sebanyak 1721 jiwa atau 631 kepala keluarga yang terdiri dari 4 dusun yakni Borongkaramasa, Tarang Toaya, Balla borong, dan Pangkajene,” ungkapnya

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Pemkab Takalar, Syafaruddin mengatakan setelah pemekaran desa ini akan dilakukan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas aparat desa yang baru.

“Dan ada juga pembinaan kepemudaan di desa pemekaran supaya bisa setara antara desa induk dan desa pemekaran,” kata Syafaruddin.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI