Pelindo IV Terapkan Social Distancing di Wilayah Kerjanya

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang meninjau langsung pemasangan stiker pembatas social distancing di sejumlah tempat di area Pelabuhan Makassar, Rabu (18/3) kemarin. (IST)

KabarMakassar.com – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mulai menerapkan social distancing di kantor pusat, seluruh cabang, anak perusahaan, Strategic Business Unit (SBU), dan di seluruh area pelabuhan kelolaan.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, penerapan itu dimulai dengan pemasangan stiker pembatas social distancing di sekitar area Pelabuhan Makassar mulai Rabu (18/3) kemarin.

“Ini bertujuan untuk mengurangi interaksi dan juga mengurangi kontak tatap muka langsung dengan orang lain,” jelas Farid.

Farid menuturkan, saat ini di seluruh area Pelabuhan Makassar sudah dilakukan pemasangan stiker pembatas social distancing. Terutama di loket pemeriksaan tiket, lokasi pedagang kaki lima (K5), hingga di terminal penumpang dan garbarata atau jembatan penghubung antara terminal penumpang dengan pintu masuk kapal.

Tak hanya itu, kata dia, di depan pintu dan di dalam lift yang ada di kantor pusat juga saat ini sudah ada stiker pembatas social distancing.

“Untuk antrean di depan lift, dibatasi hanya boleh 4 orang. Begitu juga yang berada di dalam lift, hanya bisa 4 orang dan masing-masing menghadap ke dinding lift, tidak boleh saling bertatap muka langsung,” terangnya.

Farid berharap, upaya ini bisa mengurangi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang kini sudah menjadi wabah pandemi.

“Paling tidak di lingkungan karyawan Pelindo IV,” ujarnya.

Sekedar diketahui, social distancing adalah tindakan mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah dan interaksi dengan orang lain, termasuk mengurangi kontak tatap muka langsung. Langkah ini termasuk menghindari pergi ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi, seperti supermarket, bioskop dan stadion.

Bila seseorang dalam kondisi yang mengharuskannya berada di tempat umum, setidaknya perlu menjaga jarak sekitar 1,5 meter dari orang lain.

Reporter :

Editor :

Sulistiawati

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI