Pekerja Seni Kampus Se-Sulawesi Kumpul di Makassar

Sejumlah jajaran civitas akademika bersama mahasiswa Universitas Bosowa saat mengadakan Pembukaan Dies Natalis ke-31 Unibos di pelataran kampus jalan Urip Sumohardjo Makassar, Senin (2/10).

Kabar Makassar — Seluruh Pekerja Seni Kampus (PSK) Se-Sulselbar akan berkumpul di Makassar untuk memperbutkan piala Festival Teater Mahasiswa Indonesia ke-13 (FTMI XIII) Se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang di selenggarakan pada tanggal 23-29 November 2017 di auditorium Ammanagappa UNM.

Kegiatan yang rencananya akan di buka secara resmi oleh Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto ini akan dihadiri sebanyak 17 kelompok teater se-Sulselbar

Bengkel Sastra JBSI FBS UNM (Bestra) selaku tuan rumah FTMI akan menghadirkan 5 orang juri dari berbagai daerah yang tentunya diharapkan mampu menjadi tim akurat dalam penilaian pertunjukan teater ini. Juri-juri tersebut diantaranya Yusep Muldiyana (Bandung), Ramdhani Mangkualam (Yogyakarta), Yudistira Sukatanya (Makassar), Sukma Sillanan (Makassar) serta Hamrin Samad (Makassar).

Baca juga :   Dinsos Akan Tertibkan Panti Abal-Abal

Selain itu saat dikonfirmasi persiapan opening ceremonial yang akan berlangsung besok malam tersebut Fivi selaku sekretaris panitia mengatakan telah menyiapkan opening act-nya secara matang untuk menyambut peserta festival se-Sulselbar

“Kami dari pihak tuan rumah telah menyiapkan berbagai persembahan seperti tari kolosal yang rencananya akan dibawakan sebanyak 100 orang, dan tentunya masih banyak kejutan-kejutan lainnya, harapan kami peserta mampu menjalani festival ini dengan penuh semangat dan sportif,” tuturnya

Baca juga :   Agenda Pemkot Makassar 16 Juni 2017

Sebanyak 17 kelompok Teater Kampus peserta FTMI XIII Se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ini akan memperebutkan penghargaan yakni: Pemeran Pria Terbaik, Pemeran Wanita Terbaik, pemeran pendukung pria terbaik, Pemeran pendukung Wanita terbaik, Penata set terbaik, penata cahaya terbaik, penata kostum dan make up terbaik, penata bunyi terbaik, design grafis terbaik, sutradara terbaik, penyaji terbaik, serta juara umum FTMI XIII Se-sulselbar.

Baca juga :   Insiden Lapangan Hijau, Siapa yang Bertanggungjawab ?

[divider sc_id=”sc1038965006031″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”6356″ sc_id=”sc1216832125778″]