Pekan Depan, Perwali Panti Pijat Ditandatangani

Kabar Makassar —– Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar tentang Bidang Usaha Pariwisata, tentang Standar Usaha Panti Pijat, Karaoke, dan Billiar akan ditandatangi pekan depan. Peraturan ini akan dijalankan Dinas Pariwisata (Dispar) Bidang Pariwisata Kota Makassar.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Andi Karunrung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi dari komitmen Pemkot Makassar untuk membuka diri, dengan melibatkan secara langsung para stakeholder dalam proses penyusunan Perwali, atau regulasi di bidang pariwisata.

Baca juga :   Mahasiswa ITB Juara Di Constrain Unhas

Ia melanjutkan, dengan melibatkan masyarakat atau pelaku usaha, diharapkan produk regulasi dalam bentuk Perwali ini, mampu diimplementasikan bagi pengembang usaha kepariwisataan di Kota Makassar.

Selain itu, pemerintah juga mengharapkan adanya masukan dari pengusaha industri panti pijat, karaoke, dan usaha billiar sehingga produk hukum yang disusun ini, dapat menciptakan industri pariwisata yang berstandar.

Baca juga :   BMKG Kabarkan Gempa Terjadi di Sinjai

Penerapan standar usaha panti pijat sendiri, telah diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata RI Nomor 20 Tahun 2015.

Sedangkan untuk penerapan standar usaha karaoke, diatur melalui Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 16 Tahun 2014. Sementara Peraturan Menteri Pariwisata RI Nomor 26 Tahun 2015 mengatur tentang penerapan standar usaha billiar.

Baca juga :   Bangun Komunikasi dan Buat Aturan Hindarkan Anak Dari Narkoba

“Salah satu poin yang ditekankan pemerintah yaitu para penyelenggara usaha panti pijat, karaoke, dan usaha billiar, harus memiliki sertifikat usaha,” jelas Andi Kanrurung.