Pasca Black Out, PLN Ajak Wartawan ke PLTU Punagaya

Kabar Makassar — Bersama dengan Awak media, PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrbar berangkat mengunjungi salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya di Kabupaten Jeneponto, Jumat 24 November 2017.

PT. PLN (Persero) Wilayah Sulselbar berencana mengadakan silaturahmi bersama media lewat gathering media yang diadakan di daerah wisata Tanjung bira Kabupaten Bulukumba. Setelah sejumlah jurnalis ini memperoleh keterangan terkait kondisi PLTU Punagaya di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Sebelum memulai perjalanan menuju Tanjung Bira, General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulselbar, Bob Syaril menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan media karena telah banyak memberitakan tentang PLN

Baca juga :   BTPN Wow! Mudahkan Masyarakat Mengakses Layanan Perbankan

“Ini adalah bagian dari pada silaturahmi kami dengan teman-teman media, karena kami tahu, wartawan adalah salah satu komponen penting bangsa dalam membangun bangsa” ujar Bob Saril di kantor PT PLN Wilayah Sulselrabar Jl Hertasning Makassar, 24 November 2017.

Dalam perjalanan menuju Tanjung Bira para awak media akan di ajak mengunjungi beberapa tempat salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya yang berkapasitas 2 x 100 Megawatt (MW) di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca juga :   SYL Berbicara Poros Baru Dunia di Singapura

“Nanti teman-teman media akan kami ajak berkeliling melihat PLTU Punagaya yang saat ini masih dalam pembangunan yang segera akan selesai, PLTU ini siap untuk pasokan listrik kita, sangat memadai jadi jangan takut berinvestasi, para investor tidak perlu khawatir pasukan listrik di Sulsel” ungkap bob Saril.

Sebelumnya seluruh wilayah Sulawesi Selatan sebagian Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah mengalami Black Out. Black Out atau padam total adalah kondisi hilangnya seluruh sumber tenaga pada suatu sistem tenaga listrik.

Baca juga :   Makassar Turut Berpartisipasi dalam BBTF 2017

Sebelumnya, kondisi daya mampu sistem kelistrikan Sulbagsel sebesar 1.250 MW dan beban puncak 1.050 MW. PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar, menyampaikan penyebab pemadaman itu akibat terjadinya gangguan transmisi Jeneponto-Tallasa-GI Jeneponto–GI Punagaya. (*/nck)

[divider sc_id=”sc730250128063″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”6365″ sc_id=”sc200513061365″]